ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM FILM SEKAWAN LIMO KARYA BAYU SKAK: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode yang terdapat dalam film Sekawan Limo karya Bayu Skak dengan menggunakan kajian sosiolinguistik. Film ini dipilih karena menampilkan interaksi tokoh-tokohnya yang mencerminkan praktik kebahasaan masyarakat bilingual, khususnya penggunaan bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan atau dialog antartokoh dalam film Sekawan Limo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat, sedangkan analisis data difokuskan pada bentuk alih kode dan campur kode yang muncul dalam dialog film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 14 data yang mengandung fenomena alih kode dan campur kode. Alih kode ditemukan sebanyak 7 data, yang terdiri atas 5 alih kode intern dan 2 alih kode ekstern. Sementara itu, campur kode juga ditemukan sebanyak 7 data, yang meliputi 4 campur kode ke dalam, 1 campur kode ke luar, dan 2 campur kode campuran. Fenomena alih kode dan campur kode tersebut terjadi sebagai bentuk penyesuaian penutur terhadap lawan tutur, situasi komunikasi, serta sebagai penanda identitas sosial dan budaya tokoh. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa film Sekawan Limo merepresentasikan dinamika penggunaan bahasa dalam masyarakat multilingual dan dapat dijadikan sebagai sumber data yang relevan dalam kajian sosiolinguistik.
References
Andriani, N. D., Hidayati, N. A., & Hawa, M. (2021). Campur kode memiliki beberapa bentuk berdasarkan unsur kebahasaannya. Suwito dalam Rulyandi. 1–8.
Agustina, D., Yanuarsih, S., & Abadi, M. I. (2024). Bentuk campur kode berupa kata dalam tuturan penjual dan pembeli sayur keliling di Desa Kebonharjo. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(4), 528-539. https://doi.org/10.53769/deiktis.v4i4.965
Hapsari, N. R. (2018). Campur kode dan alih kode dalam video YouTube Bayu Skak. BAPALA, 5(2).
Harun, S., Kasman, N., Yusmah, Y., & Kamal, K. (2025). Analisis Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Tokoh-Tokoh dalam Film ‘Sekawan Limo’. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(6), 5711-5718.
Nurlianiati, M. S., Hadi, P. K., & Meikayanti, E. A. (2019). Campur Kode dan Alih Kode Dalam Video Youtube Bayu Skak. Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 1. https://doi.org/10.25273/widyabastra.v7i1.4530
Pertiwi, D. A. S., Prameswari, J. Y., & Wiyanti, E. (2023). Alih kode dan campur kode dalam film kulari ke pantai karya riri riza dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa indonesia. Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, 3(3), 194–205.
Santoso Bagus, Darmuki Agus, & Setiyono Joko. (2021). Kajian Sosiolinguistik Alih Kode Campur Kode Film Yowis Ben the Series. Jurnal Pendidikan Edutama, 1–4.
Yasmin W, A. (2024). Analisis Alih Kode Dan Campur Kode Pada Film “Layangan Putus Karya Benni Setiawan.” FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 3(1), 130–142.
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Rowley, MA: Newbury House.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suwito. (1985). Pengantar awal sosiolinguistik: Teori dan problema. Surakarta: Henary Offset.
Wardhaugh, R. (2006). An introduction to sociolinguistics. Oxford: Blackwell Publishing.


















