POTENSI DAN PEMANFAATAN KEMIRI (Aleurites moluccana) DI HUTAN KEMASYARAKATAN HODER RUHA NUKAK KABUPATEN SIKKA

  • Aureliana Gale Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana
  • Lusia Sulo Marimpan Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana
  • Nixon Rammang Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana
Keywords: Kemiri (Aleurites moluccana), Pendapatan, Pemanfaatan, Produktivitas

Abstract

Kemiri (Aleurites moluccana) merupakan salah satu dari 14 komoditi Hasil Hutan Bukan Kayu Unggulan di Nusa Tenggara Timur. Produksi Kemiri dapat dijumpai hampir pada seluruh Kawasan Hutan di Nusa Tenggara Timur salah satunya di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Hoder Ruha Nukak, Desa Wairbleler, Kabupaten Sikka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Kemiri dan pendapatan petani dari pemanfaatan Kemiri di areal Hutan Kemasyarakatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2024 menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Responden dalam penelitian berjumlah 51 orang yang diperoleh menggunakan metode purposive sampling dan persamaan slovin. Hasil penelitian yang diperoleh menggunakan metode wawancara menunjukan bahwa (1) Pada tahun 2022 produktivitas Kemiri di lahan HKm sebesar 1,14 Ton/Ha dan tahun 2023 sebesar 1,12 Ton/Ha, penurunan produktivitas terjadi karena meningkatnya curah hujan yang menyebabkan banyak bunga Kemiri gugur pada saat pembuahan (2) Rata Rata pendapatan petani dari pemanfaatan Kemiri di Hutan Kemasyarakatan Hoder Ruha Nukak pada tahun 2023 sebesar Rp 8.432.049 KK/Thn, karena nilai rastio benefit cost atau B/C ratio > 1 maka usaha pemanfaatan Kemiri di Hutan Kemasyarakatan dikatakan layak untuk dikembangkan.

References

Besi, A.A., I Nyoman W. Mahayasa, Rammang, N. (2021). Analisis Potensi Dan Strategi Pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (Hhbk) Akar Angin (Usnea barbata) Di Hutan Lindung Mutis Timau (Studi Kasus di Desa Kuan Noel dan Desa Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan). Jurnal Wana Lestari, 3(01), 102–111.

Burhanuddin (2021). Kontribusi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Hutan Kemasyarakatan ( HKm ) Terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Kapita Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. https://fdokumen.com/document/kontribusi-hasil-hutan-bukan-kayu-hhbk-di-hutan-hasil-hutan-bukan-kayu-hhbk.html?page=1

Dahyanti, D., Hardiansyah, G., & Sisillia, L. (2019). Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (Hhbk) Penghasil Kerajinan Tangan Anyaman Oleh Masyarakat Desa Pangkalan Buton Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Hutan Lestari, 7(4), 1512–1523. https://doi.org/10.26418/jhl.v7i4.37839

Darmawan, S., & Kurniadi, R. (2007). Studi pengusahaan kemiri di Flores, NTT dan Lombok, NTB. Info Sosial Ekonomi, 7(2), 117–129.

Fauzi, R. (2019). Survey Produktivitas Lahan. Fakultas Pertanian UMP, 4–10.

Gunawan, (2011). Analisis Biaya, Pendapatan Dan R/C Usahatani Sawi Pahit (Brassica juncea) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Panorama Tani Makmur Desa Karangmukti Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya) Oleh: 2169–2174.

Kartila, N., Ichsan, A. C., Kehutanan, P. S., & Mataram, U. (2018). Kontribusi Hasil Hutan Bukan Kayu Kemiri Terhadap Pendapatan Petani Hkm Tangga Desa Selengen. 1(2), 89–100.

Lestari, I. (2017). Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Biji Kemiri Di Desa Panggoi Kecamatan Muara Dua Kota Lhoksemawe (Studi Kasus Usaha Ibu Asmiati). Jurnal S. Pertanian, 1(2), 125–133.

Lutfiyani, D. (2018). Efektifitas Natrium Hipoklorit Pada Sterilisasi Eksplan Daun Tumbuhan Kemiri. In Digital Repository Universitas Jember.

Nurmilasari. (2019). Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Agroforestri Berbasis Tanaman Kemiri Di Desa Teamusu Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone. 78.

Rahmi, M. (2021). Pemanfaatan Dan Kontribusi Kemiri (Aleurites moluccana) Sebagai Komoditi HHBK Terhadap Pendapatan Petani Di Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Perennial, 17(1), 26–34. http://dx.doi.org/10.24259/perennial.v17i1.13087

Rindiani. (2021). Potensi dan Pemanfaatan Tanaman Aren (Arenga pinnata) Dalam Sistem Agroforestri di Desa Tarramatekkeng, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu. Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin Makassar, 2013–2015

Rusdiana, R. (2021). Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan. Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai, 11(2), 77–83. https://doi.org/10.36589/rs.v11i2.193

Sahid, A., & Ratnaningsih, Y. (2021). Potensi Dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu Kemiri (Aleurites moluccana) Dikawasan Bkph Tambora Kabupaten Bima. Jurnal Silva Samalas, 4(1), 39. https://doi.org/10.33394/jss.v4i1.3974

Sudarta, C., Wulakada, hamza H., & Sunimbar. (2022). Kontribusi Unsur Unsur Geografi Dalam Pertanian Kemiri di Desa Kerirea Kecamatan Nangapenda Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Nusa Cendana 18, 64–83.

Thonak, R. A. (2023). Tingkat Ketergantungan Masyarakat Terhadap Hasil Hutan Bukan Kayu Kemiri (Aleurites moluccana L.) Pada Kawasan Tahura Prof. Ir. Herman Yohanes (Studi Kasus di Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang).

Zamraeni. (2021). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Kemiri Di Desa Pattuku Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/20977/1/Fackor- Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan.pdf

Published
2024-06-30
How to Cite
Aureliana Gale, Lusia Sulo Marimpan, & Nixon Rammang. (2024). POTENSI DAN PEMANFAATAN KEMIRI (Aleurites moluccana) DI HUTAN KEMASYARAKATAN HODER RUHA NUKAK KABUPATEN SIKKA. Journal of Scientech Research and Development, 6(1), 1376-1385. https://doi.org/10.56670/jsrd.v6i1.446