KONEKTIVITAS KONSUMEN GENERASI MILENNIAL DENGAN PRODUK FAST FOOD PADA ERA PEMASARAN OMNICHANNEL DI KOTA MALANG
Abstract
Di era digital ini, konsep strategi pemasaran 4.0 perlu untuk dilakukan dan ditingkatkan agar perusahaan pemilik merek dapat benar – benar terkoneksi dengan konsumen. Namun kenyataannya pada era digital ini, masih terdapat perusahaan yang gagal mendorong konsumennya untuk terikat dengan mereknya. Sehingga tujuan penelitian ini yaitu mengetahui strategi pemasaran omnichannel yang dilakukan oleh restoran fast food dan menganalisis pola konektivitas konsumen generasi milennial dengan produk fast food. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Malang dengan objek penelitian 3 restoran fast food terbesar di Kota Malang. Sampel penelitian ini merupakan konsumen generasi milennial yang lahir pada tahun 1980-1999 berjumlah 300 orang. Metode analisis data menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data secara studi literatur dan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skenario omnichannel pada ketiga restoran fast food yaitu webrooming. Sedangkan konektivitas yang terjadi antara konsumen generasi milennial dengan produk fast food yaitu dominan melalui saluran komunikasi dan saluran penjualan berupa media online (media sosial dan pemesanan melalui aplikasi ojek online).
References
Damuri, Y. R., Aswicahyono, H., Christian, D., & Fauri, A. (2017). Kondisi Persaingan Usaha di Indonesia 1997-2012 : Analisis Konsentrasi Industri dan Iklim Regulasi. Jakarta.
Dasril, A. S. ., & Kusumastuti, S. Y. (2014). Intensitas Persaingan Industri Pengolah Makanan di Indonesia Sebelum dan Sesudah Kebijakan Persaingan Usaha. MIMBAR, 30(2), 127–136.
Hair, J. (2010). Multivariate Data Analysis (7th ed.). United States: Pearson Education Limited.
K Irianto. (2007). Gizi dan Pola Hidup Sehat.Bandung: Yrama Widya.
Khomsan, A. (2004). Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2017). Marketing 4.0. In John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, New Jersey. Canada.
Ostrom, A. L., Parasuraman, A., Bowen, D. E., & Voss, C. A. (2015). Service Research Priorities in a Rapidly Changing Context. 18(2), 127–159. https://doi.org/10.1177/1094670515576315 Pendergast, D. (2009). Generational Theory and Home Economics 1 : Future Proofing the Profession. 37(4), 504–522. https://doi.org/10.1177/1077727X0933318 6
Pitoy, V., Tumbel, A., & Tielung, M. (2016). ANALISIS STRATEGI BERSAING DALAM PERSAINGAN USAHA BISNIS DOCUMENT SOLUTION ( STUDI KASUS PADA PT . ASTRAGRAPHIA , TBK MANADO ). 16(03), 302–312.
Prensky, B. M. (2001). Digital Natives , Digital Immigrants. 1–6.
Ruth, N., Parasuraman, A., Hoefnagels, A., Migchels, N., Kabadayi, S., Gruber, T., & Loureiro, Y. K. (2019). Understanding Generation Y and their use of social media : a review and research agenda.
Sharkey, B. (2011). Kebugaran dan Kesehatan (2nd ed.; E. N. Desmarini, ed.). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Verhoef, P. C., Kannan, P. K., & Inman, J. J. (2015). From Multi-Channel Retailing to Omni-Channel Retailing Introduction to the Special Issue on Multi-Channel Retailing ଝ. Journal of Retailing, (March). https://doi.org/10.1016/j.jretai.2015.02.005

















