PERAN DAN KETERLIBATAN PARTAI POLITIK OPOSISI DALAM MENGAWAL DEMOKRASI: PENDEKATAN CHECKS AND BALANCES DALAM KETATANEGARAAN INDONESIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan keterlibatan partai politik oposisi dalam menjaga demokrasi melalui mekanisme checks and balances di Indonesia. Dalam sistem demokrasi, partai oposisi berfungsi sebagai pengawas terhadap kebijakan pemerintah, memastikan akuntabilitas, dan menawarkan alternatif kebijakan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan Mahmud yang berfokus pada evaluasi fungsi checks and balances dalam ketatanegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa oposisi memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan, meskipun mereka menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses informasi, keterbatasan kebebasan berekspresi, serta fragmentasi internal. Oposisi yang efektif mampu meningkatkan kualitas demokrasi dengan mengkritik kebijakan yang tidak populer dan mendorong transparansi dalam proses legislasi. Kesimpulannya, peran partai oposisi adalah esensial untuk mempertahankan demokrasi yang sehat melalui checks and balances.
References
Badie, & Bertrand. (2017). The Power of Oppositions in Political Systems. New York: Routledge.
Diamond. (1999). Developing democracy: Toward consolidation. Baltimore: Johns Hopkins University Press.
Elgie, & McMenamin. (2009). The politics of opposition and government instability. Government and Opposition, 44.
G, S. M. (2005). Demokratietheorien: Eine Einführung. Wiesbaden: VS Verlag Für Sozialwissenschaften.
Laver, & Schofield. (1990). Multiparty government: The politics of coalition in Europe. Oxford: Oxford University Press.
Levitsky, S., & A, W. L. (2010). Competitive authoritarianism: Hybrid regimes after the Cold War. Cambridge: Cambridge University Press.
Lovenduski, J., & Norris, P. (2009). Political recruitment: Gender, race, and class in the British parliament. Cambridge: Cambridge University Press.
Mahmud, P. (2021). Checks and Balances dalam Sistem Demokrasi: Peran Oposisi dalam Ketatanegaraan. Jakarta: PT Gramedia.
Mulgan. (2000). Accountability: An ever-expanding concept. Public Administration, 78(3).
Norton, P. (2008). Parliaments in Western Europe. London: Routledge. London: Routledge.
Schmitter, & C, P. (2010). Democracy in Theory and Practice. London: Sage Publications.
Sherlock. (2020). Indonesian politics and opposition. Jakarta: Pustaka Reformasi.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Partai Politik. (2011).

















