PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh work-life balance dan beban kerja terhadap kinerja dengan stres kerja sebagai variabel mediasi di Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi. Latar belakang didasari fenomena peningkatan lembur akibat dinamika Anggaran Belanja Tambahan, fluktuasi beban kerja, dan indikasi work-life imbalance. Metode kuantitatif dengan purposive sampling pada 123 pegawai dan analisis SEM-PLS. Hasil: (1) Work life balance berpengaruh positif terhadap kinerja, (2) Beban kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja, (3) Work life balance tidak berpengaruh terhadap stres kerja, (4) Beban kerja berpengaruh positif terhadap stres kerja, (5) Stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja, (6) Stres kerja tidak memediasi work life balance terhadap kinerja, (7) Stres kerja tidak memediasi beban kerja terhadap kinerja. Implikasinya, penataan jam kerja fleksibel dan distribusi beban kerja proporsional penting untuk mempertahankan kinerja istimewa tanpa mengorbankan kesejahteraan.
References
Alvesteffer, R. (2016). The Importance of Work Life Balance. IOSR Journal of Business and Management.
Annisa. (2017). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening.
Darpin, T. &. (2022). Analisis Penerapan Hybrid Working Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Pegawai Pada Dinas Koperasi & Umkm Provinsi Sulawesi Tenggara. Sulawesi Tengah.
Ekhsan. (2022). Peran Stres Kerja sebagai Mediasi pada Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan. doi:10.34308/eqien.v11i1.792
Gusti, Y. W. (2018). STRES KERJA. Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan.
Hair. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.
Henseler, J. (2015). A new criterion for assessing discriminant validity in variance-based structural equation modeling. doi:DOI 10.1007/s11747-014-0403-8
Iryana, K. R. (2019). Teknik Pengumpulan Data Metode Kualitatif.
Kartika. (2022). Peran Work Life Balance dalam Memediasi Pengaruh Beban Kerja terhadap Stres Kerja Karyawan: (Studi pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sewakadarma Denpasar.
Lesmana, S. H. (2024). Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Junye Group Langkat Sumatera Utara.
Lestari, A. (2023). Pengaruh Lingkungan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri PPNPN di Kedeputian Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan - Bappenas.
Mangkunegara, A. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan PT Remaja Rosdakarya.
Musyaffi, A. K. (2022). Konsep Dasar Structural Equation Model- Partial Least Square (Sempls) Menggunakan Smartpls.
Paramata. (2024). PENGARUH BEBAN KERJA DAN WORKLIFE BALANCE TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN PT. BANK DANAMON INDONESIA, TBK. CABANG GORONTALO.
Ramadhan. (2025). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan dengan Work Life Balance Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pada Karyawan PT Pertamina Revinery Unit IV Cilacap).
Sabardini, S. &. (2023). Pengaruh Beban Kerja terhadap Stres Kerja dengan Work Life Balance Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pada Pegawai BKPP Kab. Sleman.
Santi, E. (2025). Moderasi Pengawasan dalam Hubungan Kapabilitas dan Beban Kerja terhadap Kinerja Pegawai.
Sari, S. P. (2022). Pengaruh Work Life Balance, Gaya Kepemimpinan Dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Manufaktur Cikarang. Ikraith-Ekonomika.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Susanto. (2025). Pengaruh Work Life Balance dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Karyawan dengan Keterikatan Kerja Sebagai Variabel Intervening di RSI Sultan Agung Semarang.
Valencia, A. (2024). Pengaruh Work Overload dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan Auto2000.
Wandikbo. (2026). The Influence of Work Life Balance on Job Stress and Its Impact on Civil Servant Performance in Conflict-Prone Areas (Survey on Civil Servants of Nduga Regency). EMAS: Journal of Economics, Management, Accounting, and Business, 2(1), 54–65. doi:https://doi.org/10.61578/aa7qsg02

















