MEMAHAMI DASAR BUSANA ANAK USIA DINI SEBAGAI CERMIN AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DIN

  • Asty Agustin Universitas Sains Al-Qur'an
  • Fitria Nala Syafila Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an
  • Iswardhani Nur Azizah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an
  • Shofiyatun Najib Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an
  • Triyanti Triyanti Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an
  • Hilda Dwi Agustina Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an
  • Hasti Maulidia Hanifa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an
  • Ani Sofiana Istiqomah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an
  • Hidayatu Munawaroh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an
Keywords: Busana Anak Usia Dini, Pendidikan Karakter, Internalisasi Akhlak, Pembelajaran PAUD.

Abstract

Busana anak usia dini tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan internalisasi nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar busana anak usia dini, perannya sebagai media internalisasi nilai akhlak, serta implikasinya dalam pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan pendidikan anak usia dini, pendidikan karakter, dan konsep busana anak. Data dianalisis secara deskriptif kritis untuk mengidentifikasi hubungan antara penggunaan busana dengan pembentukan karakter dan proses pembelajaran anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa busana anak usia dini memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar kebutuhan dasar, yaitu mendukung kenyamanan belajar, menumbuhkan kemandirian, serta menanamkan nilai karakter seperti kesopanan, kebersihan, dan tanggung jawab. Selain itu, busana dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menstimulasi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak melalui kegiatan tematik dan pembiasaan sehari-hari. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti pengaruh tren busana modern, keterbatasan pemahaman anak, serta kurangnya konsistensi antara lingkungan sekolah dan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pendidik dan orang tua serta strategi pembelajaran yang kreatif agar nilai-nilai tersebut dapat di internalisasikan secara efektif sejak usia dini.

References

Aisyah, S. (2014). Perkembangan dan konsep dasar pengembangan anak usia

dini. Universitas Terbuka.

Al-Ghazali. (1998). Ihya Ulumuddin. Dar Al-Ma’rifah.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed

methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Daradjat, Z. (2012). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Ernawati, Izwerni, & Nelmida. (2008). Tata busana untuk SMK. Direktorat

Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Hamalik, O. (2013). Pendidikan anak usia dini. Bumi Aksara.

Harini, N. (2025). Multikulturalisme pada pendidikan anak usia dini. ADIBA:

Journal of Education, 5(1), 97–112.

Hurlock, E. B. (2010). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang

rentang kehidupan. Erlangga.

Khadijah. (2016). Pengembangan kognitif anak usia dini. Perdana Publishing.

Kohlberg, L. (1981). The psychology of moral development: The nature and

validity of moral stages. Harper & Row.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology

(4th ed.). Sage Publications.

Kurniati, E. (2016). Pendidikan anak usia dini. Refika Aditama.

Langgulung, H. (2003). Asas-asas pendidikan Islam. Al-Husna.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect

and responsibility. Bantam Books.

Majid, A., & Andayani, D. (2014). Pendidikan agama Islam berbasis akhlak

mulia. Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2015). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam.

RajaGrafindo Persada.

Mulyasa, E. (2012). Manajemen PAUD. Remaja Rosdakarya.

Musfiroh, T. (2014). Pengembangan kecerdasan majemuk pada anak usia dini.

Kencana.

Nata, A. (2001). Filsafat pendidikan Islam. Logos Wacana Ilmu.

Nurirvan, S., Sulfa, F. I., Ayu, L. C., Gumulya, S. P., & Parhan, M. (2024).

Busana Islami: Keseimbangan antara modestisme dan kreativitas fashion. Atta’dib:

Jurnal Pendidikan Agama Islam.

Purwanto, N. (2011). Psikologi pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Qardhawi, Y. (2001). Halal dan haram dalam Islam. Robbani Press.

Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill

Education.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, kesan dan keserasian AlQur'an. Lentera Hati.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview

and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339

Sujiono, Y. N. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Indeks.

Suryana, D. (2016). Pendidikan anak usia dini: Stimulasi dan aspek

perkembangan anak. Kencana.

Suyadi. (2010). Psikologi belajar PAUD. Pedagogia.

Widarwati, S. (2018). Desain busana anak. UNY Press.

Wirawati, Y. (2018). Karakteristik busana anak dalam pembelajaran PAUD.

Jurnal Tata Busana, 7(1).

Yurnalis, & Mawaddah, S. (2024). Penerapan kedisiplinan berpakaian santri

Pondok Pesantren Tgk. Chiek Eumpe Awee Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh

Besar. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Agama Islam.

Zaini, A. (2022). Pondasi pendidikan akhlak dalam membangun pendidikan

anak usia dini perspektif Islam. JOECES: Journal of Early Childhood Education

Studies, 2(2).

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor

Indonesia.

Published
2026-06-14
How to Cite
Agustin, A., Fitria Nala Syafila, Iswardhani Nur Azizah, Shofiyatun Najib, Triyanti, T., Hilda Dwi Agustina, Hasti Maulidia Hanifa, Ani Sofiana Istiqomah, & Hidayatu Munawaroh. (2026). MEMAHAMI DASAR BUSANA ANAK USIA DINI SEBAGAI CERMIN AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DIN. Journal of Social and Economics Research, 8(1), 551-564. https://doi.org/10.54783/jser.v8i1.1474