PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENURUNKAN ANGKA UNMET NEED DI INDONESIA

  • Alfira Dilapanga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN
Keywords: Unmet Need, Pemanfaatan Media Sosial, Instagram

Abstract

Policy Paper ini menyajikan analisis komprehensif mengenai isu strategis yang dihadapi program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana di Indonesia dan mengusulkan pemanfaatan media sosial instagram sebagai solusi transformatif dalam upaya penurunan angka unmet need di Indonesia. Policy Paper ini mengidentifikasi kurangnya pemanfaatan teknologi informasi terutama media sosial sebagai masalah prioritas utama, karena berdasarkan hasil pendataan keluarga tahun 2024, method information indeks/MII masih sangat rendah yaitu 48 dari target RPJMN 85,5 pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan keterpaparan pasangan usia subur terhadap informasi metode KB sangat rendah yang berdampak langsung terhadap capaian unmet need di Indonesia. Oleh karena itu, Policy Paper ini merekomendasikan pemanfaatan media sosial instagram sebagai kebijakan strategis. Pendekatan ini mulai dari tahapan perencanaan dan strategi konten (Content Planning), produksi dan pengemasan Konten Edukasi (Content Creation), publikasi dan distribusi konten (Content Distribution) serta monitoring dan evaluasi efektivitas penggunaan instagram dalam pencapaian target unmet need yang telah ditetapkan. Policy Paper ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media sosial instagram memiliki potensi untuk menurunkan angka unmet need di Indonesia karena dapat menjangkau masyarakat secara cepat dan luas dengan segmen pengguna yang sesuai yaitu kelompok usia produktif dan pasangan usia subur.

References

Arsyad, S. S., & Nurhayati, S. (2017). Determinan fertilitas di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 11(1), 1-14. https://doi.org/10.14203/jki.v11i1.65
Bradley, Sarah E.K., Trevor N. Croft, Joy D. Fishel, and Charles F. Westoff. 2012. Revising Unmet Need for Family Planning. DHS Analytical Studies No. 25. Calverton, Maryland, USA: ICF International.
Dunn, W. (1999). Sensory Profile: User’s Manual. Psychological Corporation. https://books.google.co.id/books?id=xW-SAAAACAAJ
E.A. P., Djaya, T. R., Ayu, A. S., & Effendy, F. (2021). Etika Komunikasi dalam Media Sosial : Saring Sebelum Sharing. Penerbit Insania.
Ginting, R., Yulistiyono, A., Rauf, A., Manullang, S. O., Siahaan, A. L. S., Kussanti, D. P., S, T.
Maharani, V. E., & Djuwita, A. (2020). Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Media Komunikasi dan Informasi Pemerintah Kota Semarang. E-Proceeding of Management, 7(2).
Mahdi, M. Ivan. (2022) 'Pengguna Media Sosial di Indonesia Capai 191 Juta pada 2022'. at: https://dataindonesia.id/digital/detail/pengguna mediasosial-di-indonesia-capai-191-juta- pada-2022
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Singh, A. (2018). Facebook, WhatsApp, and Twitter: Journey towards Education. SOSHUM : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 8(2), 139–149. https://doi.org/10.31940/soshum.v8i2.987
Suharsih, S., & Rahayu, A. (2017). Determinan Umnet Need di Kabupaten Sleman.
Widada, C. K. (2018). Mengambil Manfaat Media Sosial dalam Pengembangan Layanan. Journal of Documentation and Information Science, 2(1), 23–30. https://doi.org/10.33505/jodis.v2i1.130
Published
2026-03-29
How to Cite
Alfira Dilapanga. (2026). PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENURUNKAN ANGKA UNMET NEED DI INDONESIA. Journal of Social and Economics Research, 7(2), 2348-2360. https://doi.org/10.54783/jser.v7i2.1410