DINAMIKA DORONGAN PERILAKU MANUSIA: STUDI LITERATUR KOMPARATIF ANTARA KONSTRUK MOTIVASI DAN SINDROM PERILAKU APATIS

  • muhammad Bagas Putra Pratama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya
  • Nova Tri Wulan Wahyuningsih Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya
  • Risma Anita Puriani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya
Keywords: Motivasi, Perilaku Apatis, Studi Literature, Dorongan Perilaku

Abstract

 

Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan dua konstruk utama yang berperan dalam dinamika dorongan perilaku manusia, yaitu motivasi dan sindrom perilaku apatis. Motivasi diposisikan sebagai kekuatan yang mendorong perilaku berorientasi tujuan dalam konteks pendidikan dan organisasi, dengan penekanan pada dimensi intrinsik dan ekstrinsik serta pengaruh faktor internal dan eksternal. Sebaliknya, perilaku apatis dianalisis sebagai kondisi menurunnya motivasi yang berdampak pada aspek perilaku, emosional, dan sosial, baik pada populasi klinis maupun non-klinis. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sebanyak 20 artikel ilmiah yang berasal dari jurnal nasional dan internasional, prosiding, serta repository resmi dianalisis menggunakan pendekatan tematik dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi dan perilaku apatis merepresentasikan dua kutub dalam satu spektrum dorongan perilaku, di mana rendahnya atau absennya motivasi berpotensi memunculkan kecenderungan apatis. Selain itu, kondisi lingkungan yang kurang mendukung dapat memperparah kedua fenomena tersebut. Implikasi praktis dari sintesis ini menegaskan pentingnya penerapan strategi peningkatan motivasi dalam konteks pendidikan dan organisasi, serta perlunya penggunaan pendekatan asesmen multidimensional dan intervensi yang terarah dalam konteks klinis. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendekatan psikologis, edukatif, dan klinis sebagai upaya untuk memahami dan mengelola dinamika dorongan perilaku manusia secara lebih komprehensif.

 

 

 

References

Al Faza, F., & Lestari, P. (2020). Sikap apatis pemuda terhadap politik di Dusun Mekarsari Desa Kalibeber Kecamatan Mojotengah Kabupaten Wonosobo. Jurnal Sosial Politik, 5(2), 1-10. https://doi.org/10.22219/jsp.v5i2.12345

Amalia, S., Fakhri, M. (2016). Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Gramedia Asri Media Cabang Emerald Bintaro. Jurnal Computech & Bisnis, 10(2), 119-127.

Bagiire, W. F., Lalani, O. O., & Serwanga, B. A. (2016). Analytical study on the causes and possible solutions to apathy among undergraduate students. International Journal of Educational Research and Reviews, 4(6), 798–805.

Bonnelle, V., Veromann, K.-R., Burnett Heyes, S., Lo Sterzo, E., Manohar, S., & Husain, M. (2015). Characterization of reward and effort mechanisms in apathy. Journal of Physiology-Paris, 10(9), 16–26. https://doi.org/10.1016/j.jphysparis.2014.04.002

Dalléry, R., Saleh, Y., Manohar, S., & Husain, M. (2023). Persistence of effort in apathy. Revue Neurologique, 179(10), 1083–1094. https://doi.org/10.1016/j.neurol.2023.08.006

De Lay, A. M., & Swan, B. G. (2014). Student apathy as defined by secondary agricultural education students. Journal of Agricultural Education, 55(1), 106–119. https://doi.org/10.5032/jae.2014.01106

Dickson, S. S., & Husain, M. (2022). Are there distinct dimensions of apathy? The argument for reappraisal. Cortex, 149, 246–256. https://doi.org/10.1016/j.cortex.2022.01.004

Dorst, M. E. G., Rensen, Y. C. M., Husain, M., & Kessels, R. P. C. (2021). Behavioral, Emotional And Social Apathy In Alcohol-Related Cognitive Disorders. Journal of Clinical Medicine, 10(11), 2447. https://doi.org/10.3390/jcm10112447

Elvira Z, N., Neviyarni, & Nirwana, H. (2022). Studi literatur: Motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Eductum: Jurnal Literasi Pendidikan, 1(2), 350–359. https://doi.org/10.56480/eductum.v1i2.767

Gajenderan, V., Nawaz, N., Rangarajan, R., & Parayitam, S. (2023). The relationships between amotivation, employee engagement, introjected regulation, and intrinsic motivation: A double-layered moderated-mediation model. Heliyon, 9(10), e20493. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e20493

Hanifah, M., & Purbosari, P. P. (2022). Studi literatur: Pengaruh penerapan model pembelajaran Guided Inquiry (GI) terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa sekolah menengah pada materi biologi. BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 8(2), 38–46.

Irawan, H., Ayu, I. W., Nurwahidah, S., & Darmanto. (2024). Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Riset Kajian Teknologi & Lingkungan (JRKTLO), 7(2), 280–286.

Kadji, Y. (2012). Tentang teori motivasi. Jurnal Inovasi, 9(1), 1–15.

Katkar, K., Pratiwi, P. E., Purwaningtyastuti, & Savitri, A. D. (2022). Peningkatan pemahaman pentingnya motivasi diri sebagai upaya mencegah kemalasan sosial pada siswa SMA. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 413–419. https://doi.org/10.24198/kumawula.v5i2.37603

Levy, M. L., Cummings, J. L., Fairbanks, L. A., Masterman, D., Miller, B. L., Craig, A. H., Paulsen, J. S., & Litvan, I. (1998). Apathy is not depression. The Journal of Neuropsychiatry and Clinical Neurosciences, 10(3), 314–319. https://doi.org/10.1176/jnp.10.3.314

Marsabila, N., Lonika, T., & Baluari, A. (2022). Motivasi belajar siswa jenis dan cara meningkatkanya. Jurnal JBES: Journal of Biology Education and Science, 2(2), 135–140.

Muhammad, M. (2016). Pengaruh Motivasi Dalam Pembelajaran. Lantanida Journal, 4(2), 88-97.

Nasution, I. (2013). Motivasi Kerja Sebagai Salah Satu Faktor Pendorong Kinerja. Vizipena, 4(2), 1-12. https://doi.org/10.46244/visipena.v4i2.140

Norvilitis, J. M., Reid, H. M., & O’Quin, K. (2022). Amotivation: A key predictor of college GPA, college match, and first-year retention. International Journal of Educational Psychology, 11(3), 314–338. https://doi.org/10.17583/ijep.7309

Potu, J., Lengkong, V. P. K., & Trang, I. (2021). Pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap kinerja karyawan pada PT. Air Manado. Jurnal EMBA, 9(2), 387-394. https://doi.org/10.35794/emba.v9i2.32145

Prihartanta, W. (2015). Teori-teori motivasi. Jurnal Adabiya, 1(83), 1–11.

Reekum, R., Stuss, D. T., & Ostrander, L. (2005). Apathy: Why care? The Journal of Neuropsychiatry and Clinical Neurosciences, 17(1), 7–19. https://doi.org/10.1176/jnp.17.1.7

Sarti, P., Varrasi, S., Guerrera, C. S., Platania, G. A., Furneri, G., Torre, V., Boccaccio, F. M., Rivi, V., Tascedda, S., Pirrone, C., Santagati, M., Blom, J. M. C., Castellano, S., & Caraci, F. (2025). Exploring Apathy Components And Their Relationship In Cognitive Decline: Insights From A Network Cross-Sectional Study. BMC Psychology, 13(1), 129. https://doi.org/10.1186/s40359-024-02239-x

Siregar, L. Y. S. (2020). Motivasi Sebagai Pengubahan Perilaku. Forum Paedagogik, 11(2), 1–12.

Viteri, C., & Mokoena, T. (2025). Homework overload and academic apathy: The mediating role of learned fatigue. Journal of Adolescent and Youth Psychological Studies, 6(4), 153–161. http://dx.doi.org/10.61838/kman.jayps.6.4.17

Yusuf, M. (2021). Effects of the intrinsic motivation and extrinsic motivation on employee performance with job satisfaction as an intervening variable at PT. Alwi Assegaf Palembang. Mbia Journal Management, Business, and Accounting, 20(1), 18–31.

Published
2026-02-18
How to Cite
muhammad Bagas Putra Pratama, Nova Tri Wulan Wahyuningsih, & Risma Anita Puriani. (2026). DINAMIKA DORONGAN PERILAKU MANUSIA: STUDI LITERATUR KOMPARATIF ANTARA KONSTRUK MOTIVASI DAN SINDROM PERILAKU APATIS . Journal of Social and Economics Research, 8(1), 66-76. https://doi.org/10.54783/jser.v8i1.1346