VICTIMIZATION OF CHILDREN WITH DISABILITIES: ANALISIS POLA KEKERASAN FISIK DAN EFEKTIVITAS MEKANISME PENDAMPINGAN PADA UNIT PELAYANAN DISABILITAS (UPD) KOTA TANGERANG SELATAN
Abstract
Anak penyandang disabilitas adalah sekelompok yang rentan terhadap kekerasan fisik akibat dari ketergantungan pengasuh, stigma social, juga terbatasnya akses terhadap suatu mekanisme perlindungan. Pada penelitian ini, bertujuan untuk melakukan analisis pola kekerasan fisik kepada anak penyandang disabilitas dan melakukan evaluasi peran Unit Pelayanan Disabilitas (UPD) dalam pendampingan korban di tingkat local. Metode pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam. Hasil dari penelitian adalah jika kekerasan fisik terhadap anak penyandang disabilitas kerap terjadi di lingkungan terdekat, termasuk kepada ranah keluarga. Dalam perspektif viktimologi, kerentanan pada korban diperkuat oleh adanya ketimpangan relasi kuasa dan hambatan komunikasi. UPD memiliki peran penting dalam pendampingan korban melalui dukungan psikososial. Penelitian ini menjabarkan pentingnya pendorongan peran UPD di dalam suatu perlindungan anak penyandang disabilitas di tingkat lokal.
References
Indonesian Joining Forces. (2025, Agustus 17). 51,3 persen kekerasan anak disabilitas terjadi di ruang publik. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/5044021/ijf-513-persen- kekerasan-anak-disabilitas-terjadi-di-ruang-publik
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2024, Maret 13). KPAI ingatkan kasus pemenuhan hak anak disabilitas belum maksimal. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/4211745/kpai-ingatkan-kasus-pemenuhan-hak-anak- disabilitas-belum-maksimal
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Mulyadi, A., & Herawati, P. (2024). Viktomologi dalam sistem peradilan pidana. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 160–169.
Nur Aini, R., Susanto, T., & Rasni, H. (2020). Parenting stress and physical abuse against children with disabilities. INKLUSI: Journal of Disability Studies, 7(1), 151–166
Rahman, M., Rana, M. S., Khandaker, G., Rahman, M. M., & Khan, M. N. (2025). Victimization status among persons with disabilities and its predictors: Evidence from Bangladesh National Survey on Persons with Disabilities. PloS one, 20(2), e0304752.
Sari, N. P., Dewi, A. A. S. L., & Suryani, L. P. (2021). Perlindungan hukum terhadap anak penyandang disabilitas sebagai korban kekerasan seksual. Jurnal Preferensi Hukum, 2(2), 359–364.
Stalker, K., & McArthur, K. (2012). Child abuse, child protection and disabled children: A review of recent research. Child Abuse Review, 21(1), 24–40.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
UNICEF. (2021). Seen, counted, included: Using data to shed light on the well-being of children with disabilities. United Nations Children’s Fund.
UNICEF & SMERU Research Institute. (2023). Key issues for children with disabilities in Indonesia (Discussion Paper). UNICEF Indonesia. Diakses dari UNICEF Indonesia.
World Health Organization, UNICEF, UNESCO, Special Representative of the Secretary-General on Violence Against Children, & End Violence Partnership. (2020). Global status report on preventing violence against children 2020 (ISBN 9789240004191). World Health Organization. https://iris.who.int/handle/10665/332394
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.).
Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Widharka, T., & Indawati, Y. (2025). Perlindungan hukum terhadap anak penyandang disabilitas korban tindak pidana kekerasan seksual di Jawa Timur. Journal of Indonesian Comparative of Syari'ah Law, 8(1), 199–212.
Wu, C., Chen, Q., & Chan, K. L. (2025). Victimization Among Children With Disabilities: A Meta-Analysis. Trauma, Violence, & Abuse, 15248380251388132.

















