UMKM TATAH SUNGGING DI KABUPATEN BANTUL SEBAGAI BENTUK SOSIALISASI PENGENALAN PROGRAM RISET BERDIKARI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN INOVASI TEKNOLOGI ALAT PENYAMAKAN KULIT PERKAMEN

  • Junende Rahmawati Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
  • Ima Novilasari Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
  • Rohmad Eko Priyono Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
  • Ari Dwi Rahmawati Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
Keywords: UMKM, Riset, Berdikari, Teknologi, Penyamakan.

Abstract

UMKM tatah sungging di Kabupaten Bantul merupakan salah satu sektor kerajinan tradisional yang memiliki nilai budaya tinggi. Seiring berjalannya waktu, menghadapi tantangan dalam proses produksi, khususnya pada tahapan pemenuhan bahan kulit perkamen. Tidak setiap pengrajin tatah sungging memproduksi bahan kulit perkamen sendiri. Pengolahan kulit perkmen membutuhkan keahlian khusus yang diperoleh dari keahlian yang turun temurun serta latihan yang terus menerus sehingga lebih memahami kualitas atau standar kulit perkamen terbaik untuk wayang maupun kulitan tari. Terbatasnya bahan mentah, SDM yang mengolah kulit, dan juga waktu pengerjaan yang kurang efisien maka penelitian tentang pengolahan kulit perkamen dengan mesin menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini diawali dengan melakukan studi lapangan sekaligus menjadi sarana sosialisasi Program Riset Berdikari dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud 2024. Melalui pendekatan pemberdayaan UMKM dan pengembangan inovasi teknologi alat penyamakan kulit. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM membutuhkan teknologi penyamakan yang lebih efisien dan higienis guna meningkatkan kualitas produk. Program Riset Berdikari berpotensi menjadi jembatan antara kebutuhan UMKM dan dunia riset untuk menghadirkan teknologi tepat guna.

References

Amtai A., Ade Putra O.A., Bangun S., Laxmi, Nanang R., Eko S., Rustandi, Siti R., Darmadi, Richway. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Tasikmalaya: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia (PRCI).

Aruman, N. I. D. N., & Kusumawati, T. (2017). Pengembangan Desain Seni Kerajinan Tatah Sungging Kulit Pucung Imogiri Bantul Yogyakarta. Corak Jurnal Seni Kriya, 6(1).

BPS Kabupaten Bantul. (2023). Jumlah Usaha, Tenaga Kerja, di Sektor Industri Kecil Menengah Menurut Sub Sektor Industri di Kabupaten Bantul, 2023. Diakses dari: https://bantulkab.bps.go.id/id/statistics-table/1/NDQjMQ==/jumlah-usaha--tenaga-kerja--di-sektor-industri-kecil-menengah-menurut-sub-sektor-industri-di-kabupaten-bantul--2023.html

Desa Bangunjiwo (2016). Potensi Unggulan. Diakses dari: https://bangunjiwo-bantul.desa.id/assets/files/dokumen/DATA%20POTENSI%20UNGGULAN%202016.pdf

Desa Bangunjiwo. (tt). Data UMKM Desa Bangunjiwo. Diakses dari: https://bangunjiwo-bantul.desa.id/assets/files/dokumen/UMKM%20SEKTOR%20INDUSTRI.pdf

Djojowidagdo, S. (1993). Sifat-Sifat Kulit Perkamen Kerbau Selama Penyimpanan 12 Minggu dalam Kelembaban dan Suhu Berbeda. Buletin Peternakan, 17(1), 28-33.

Kalurahan Wukirsari. (2024). Data UMKM Wayang Kulit di Desa Pucung, Wukirsari. Diakses dari: https://wukirsari.bantulkab.go.id/first/artikel/1675

Nugraha, V. S. (2013). Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM)/Usaha Rumah Tangga (URT) Kerajinan Kulit di Kabupaten Bantul Yogyakarta. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 3(1), 121-141.

Susanto, M. R., Mariah, S., Lukitaningsih, A., & Surono, S. (2025). Branding Community Paguyuban Perajin Wayang Purwa Dusun Gendeng Bangunjiwo Yogyakarta sebagai Penguatan Kawasan Mandiri Budaya. Jurnal Senirupa Warna, 13(1), 78-89.

Published
2025-11-29
How to Cite
Rahmawati, J., Novilasari, I., Priyono, R. E., & Rahmawati, A. D. (2025). UMKM TATAH SUNGGING DI KABUPATEN BANTUL SEBAGAI BENTUK SOSIALISASI PENGENALAN PROGRAM RISET BERDIKARI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN INOVASI TEKNOLOGI ALAT PENYAMAKAN KULIT PERKAMEN. Journal of Social and Economics Research, 7(2), 450-462. https://doi.org/10.54783/jser.v7i2.1079