PERANCANGAN KURSI SANTAI BERGAYA MINIMALIS MODERN BERDASARKAN KAJIAN ESTETIKA
Abstract
Evolusi desain sofa dalam industri furniture saat ini berkembang dengan sangat cepat, dipengaruhi oleh permintaan pasar, terutama dari generasi milenial yang mengharapkan desain sofa dengan inovasi baru dan gaya minimalis untuk menghadirkan tren desain produk yang unik dan kontemporer. Dampak baik dari perkembangan ini memberikan kemudahan bagi generasi milenial untuk memilih sofa yang sesuai dengan selera dan kebutuhan mereka. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode design thinking, yaitu suatu metode yang berfokus pada pemahaman mendalam mengenai kebutuhan pengguna dan masalah yang dihadapi dalam proses perencanaan produk. Metode pemikiran desain terdiri dari lima langkah, yaitu empati, definisi, ideasi, prototipe, dan pengujian. Kelima langkah ini dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk menghasilkan solusi desain yang tidak hanya kreatif tetapi juga dapat diterapkan. Kajian literatur dan tren desain interior juga dilakukan untuk memperkuat analisis terhadap kebutuhan estetika. Referensi desain yang digunakan mencakup gaya Scandinavian dan Japandi yang dikenal menekankan kesederhanaan, fungsionalitas, serta kedekatan dengan material alami. Permasalahan utama yang kemudian dirumuskan adalah bagaimana merancang kursi santai yang mampu menggabungkan kenyamanan duduk berdasarkan prinsip antropometri, tampilan estetika yang sesuai dengan gaya minimalis modern, serta dimensi yang efisien untuk ruang terbatas. Kursi ini juga diharapkan mudah dipadukan dengan elemen interior lainnya dan memberikan nilai visual tambahan bagi penggunanya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Proses realisasi Desain menjadi produk memerlukan gambar kerja yang akan digunakan oleh pihak produksi sebagai acuan dalam menghasilkan produk yang diinginkan. Gambar kerja harus informatif, mudah dipahami, jelas, ringkas, terstruktur, dan mengandung berbagai informasi yang diperlukan untuk melaksanakan seluruh proses produksi. Proses realisasi desain menjadi produk memerlukan gambar kerja yang akan digunakan oleh pelaksana produksi sebagai acuan dalam menciptakan produk yang diinginkan. Gambar kerja harus komunikatif, mudah dimengerti, mudah dipahami, jelas, sederhana, sistematis, dan mencakup berbagai informasi yang dibutuhkan untuk menjalankan seluruh proses produksi
References
Adelia, E., Sany, N., Damastuti, P., & Damayanti, F. (2024). Kajian Estetika Implementasi Bambu Laminasi Pada Transformable Furniture BRUNA Cabinet. Jurnal Kreatif: Desain Produk Industri Dan Arsitektur, 12(02), 154–172.
Jamaludin. (2007). Pengantar Desain Mebel. PT Kiblat Buku Utama dan ITENAS.
Musadid, A. K., Wibowo, D., & Zainudin, A. (2024). Perancangan Set Meja Makan Menggunakan Konsep Space Saving dengan Jerami Sebagai Unsur Hias. CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.37802/candrarupa.v3i1.537
Pradipta, A. (2022). Perancangan Mesin Pengaduk Bahan Pembuatan Sabun Cair Otomatis Dengan Pendekatan Ergonomi. Dinamika Teknik, 12(1), 13–14.
Purnama, J., Putri, E. P., Halik, A., Idraki, D. N., & Andris, D. A. M. (2021). Inovasi Alat Mesin Kayu Yang Ergonomis Untuk Meningkatkan Output Produksi Pada UKM Furniture. JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 01–08. https://doi.org/10.30996/jpm17.v7i1.6032
Seftianingsih, D. K., Paradita, D. S., & Rifai, D. M. (2023). Pemanfaatan Sampah Kaleng Berbahan Plastik Menjadi Furniture Jenis Dingklik. Jurnal Kemadha, 13(2), 351–360. https://doi.org/10.47942/ke.v13i2.1563
Setiawan, B. F., Prasetyo, R., Firmansyah, M. C., & Muhammadin, R. C. (2023). Prakarya Kerajinan Perancangan Dan Pembuatan Rak Al-Quran Di Desa Sidokelar. Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Kuliah Kerja Nyata, 1(1), 517. https://doi.org/10.30587/prosidingkkn.v1i1.6701
Wignjosoebroto, S. (2008). Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu. Penerbit Guna Widya.
Wijaya, A., & Mustaqim, K. (2021). Perancangan Furnitur Kursi Tamu Dari Limbah Kayu Dan Limbah Kayu Palet. JCA of Design & Creative, 1(1), 21–29.
Yulius, Y., & Putra, M. E. P. (2021). Metode Design Thinking Dalam Perancangan Media Promosi Kesehatan Berbasis Keilmuan Desain Komunikasi Visual. Besaung : Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 6(2), 111–116. https://doi.org/10.36982/jsdb.v6i2.1720


















