ANALISIS RISIKO PRODUKSI SAYURAN HIDROPONIK MENGGUNAKAN METODE KOEFISIEN VARIASI (KV) DAN PENILAIAN PERILAKU PETANI DENGAN METODE MOSCARDI AND DE JANVRY

  • Neng Rika Lisdayanti Nurrohmah Universitas muhammadiyah
  • Addina Nur Rosyida Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Muhammadiyah Bandung
  • Daris Subhan Program Studi Agribisnis, Fakultas SainS & Teknologi, Universitas Muhammadiyah Bandung
  • Muhammad Fadli Saefulrahman Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Muhammadiyah Bandung
  • Ivonne Ayesha Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Muhammadiyah Bandung
Keywords: risiko,, produksi,, sayuran,, hidroponik,, koefisien variasi,, perilaku petani

Abstract

Penelitian risiko produksi dan perilaku petani sayuran hidroponik ini bertujuan untuk menilai risiko produksi sayuran hidroponik selama 5 periode panen, mengukur parameter perilaku petani dalam menghadapi risiko. Metode penelitian ada kuantitatif. Responden berjumalh 5 orang yang ditentukan secara sengaja. Analisis data menggunakan metode koefisien variasi [KV], dan metode Moscardi and de Janvry untuk mengukur parameter perilaku petani dalam menghadapi risiko [Ks] dengan menghitung nilai input produksi paling nyata. Hasil penelitian menunjukkan: 1] Risiko produksi pada sahatani sayuran hidroponik termasuk kategori rendah, karena nilai Koefisien Variasi [KV] diperoleh sebesar 0,31% [kurang dari 0,5], maka usahatani sayuran hidroponik berisiko rendah; 2] Input produksi paling nyata untuk usahatani sayuran hidroponik pada responden adalah tenaga kerja, dengan nilai unstandardized coefficients sebesar 3.670. Nilai ini menunjukkan tanda positif, artinya penambahan tenaga kerja dapat meningkatkan risiko produksi sayuran hidroponik; 3] Parameter petani sayuran hidroponik dalam menghadapi risiko [K[s], ditemukan 2 responden dengan kategori risk taker, dan 3 responden termasuk kategori risk averter.

References

Anika, N., & Putra, E. P. D. (2020). Analisis Pendapatan Usahatani Sayuran Hidroponik Dengan Sistem Deep Flow Technique (Dft) Income Analysis Of Hydroponic Farming With Deep Flow Technique (Dft) System. Jurnal Teknik Pertanian Lampung Vol, 9(4), 367-373.
Budi, I. S. (2023). Kinerja Karyawan pada Proses Produksi Gas Elpiji Subsidi di SPPBE PT Bumimegah Rahayu Subah Kabupaten Batang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Darmawi, Herman. 1994. Manajemen Risiko. Jakarta: Bumi Aksara.
Debertin, D. L. (2012). Agricultural Production Economics Agricultural Production Economics Second Edition.
Djafri, M. S., Harianto, H., & Syaukat, Y. (2016). Optimasi Produksi Usahatani Sayuran Organik (Studi Kasus Yayasan Bina Sarana Bakti, Cisarua, Bogor). In Forum Agribisnis: Agribusiness Forum (Vol. 6, No. 1, pp. 111-129).
Elton E. J., dan M. J. Gruber. 1995. Risk Reduction and Portfolio Size: An Analytical Solution. Journal of Business 50: 415-37.
Apriana, N., & Fariyanti, A. (2017). Preferensi Risiko Petani Padi di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 14(2), 165–173. https://doi.org/10.17358/JMA.14.2.165
Hiskia, L. P. (2021). Analisis Risiko Produksi Cabai Merah di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Junia, La Sarido. (2017). Uji Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) dengan Pemberian Pupuk Organik Cair pada Sistem Hidroponik." Agrifor 16.1: 65-74.
Kasiram, M. 2008. Metodologi Penelitian. Malang: UIN-Malang Pers.
Kementrian Kesehatan RI. Tingkatkan Konsumsi Sayur dan Buah Nusantara Menuju Masyarakat Hidup Sehat. (2017). https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilismedia/20170125/2919458/tingkatkan-konsumsi-sayur-dan-buah-nusantara-menuju-masyarakat-hidup- sehat/
Kementrian Pertanian Republik Indonesia. 2020. Data Lima Tahun Terakhir Produksi Sayuran di Indonesia 2015-2019. Kementan RI, Jakarta.
Kountur, R. (2008). Mudah Memahami Manajemen Risiko Perusahaan. PPM, Jakarta.
Kurniati, D. (2015). Analisis Risiko Usahatani Kedelai di Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas. Jurnal Manajemen Motivasi, 10(2), 317. Https://Doi.Org/10.29406/Jmm.V10i2.24
Lesmana, A. (2020). Analisis Resiko Usahatani Kelapa Sawit di Daerah Pesisir (Studi Kasus: Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang) SKRIPSI.
Lestari, I. T. (2013). Efektivitas Metode Role Playing pada Mendeskripsikan Pelayanan Prima untuk Meningkatkan Hasil Belajar. Economic Education Analysis Journal (EEAJ), 2(1), 60–66. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj
Nurlinda, N., A. Arifin., & M. A. Sadat. Risiko Produksi Dan Faktor Produksi Yang Mempengaruhi Usahatani Padi pada Lahan Sawah Tadah Hujan Kelurahan Soreang Kecamatan Lau Kabupaten Maros. Jurnal Agribis, 2020; 8(1): 33- 43.
Pramiyati, T., Jayanta, J., & Yulnelly, Y. (2017). Peran Data Primer pada Pembentukan Skema Konseptual yang Faktual (Studi Kasus: Skema Konseptual Basisdata Simbumil). Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer, 8(2), 679-686.
Prayoga, R. Analisis peramalan penjualan sayuran hidroponik pada CV. Spirit Wira Utama, Tangerang Selatan (Bachelor's thesis, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).
Pujiharto, P., & Wahyuni, S. (2017). Analisis Perilaku Petani Terhadap Risiko Usahatani Sayuran Dataran Tinggi: Penerapan Moscardi and De Janvry Model. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 19(1), 65-73.
Rasmikayati, E., Sulistyowati, L., & Saefudin, B. R. (2017). Risiko produksi dan pemasaran terhadap pendapatan petani mangga: kelompok mana yang paling berisiko. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 3(2), 105-116.
Savira, R. D., & Tinjung, M. P. (2019). Analisa Permintaan Sayuran Hidroponik di PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan. AGRILAN: Jurnal Agribisnis Kepulauan, 7(2), 164–180.
Sugiono, P. D. (2018). Metode Penelitian Kuantitati, Kualitatif dan R&D. akarta: Alfabeta.
Sugiyono.2013. Metode Penelitian. Bandung: CV Alfabeta.
Tiniya, A. (2018). Perilaku Petani dalam Menghadapi Risiko Pada Usahatani Tebu Ungaran (Bongkar Ratoon) dan Keprasan (Kasus Di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang). 1–67.
Wati, C., Arsi, Karenina, T., Riyanto, Nirwanto, Y., Cahaya, I. N., Melani, D., Astuti, D., Septiarini, D., Purba, S. R. F., Ramdan, E. P., & Nurul, D. (2021). Hama dan Penyakit Tanaman (1st ed.). Yayasan Kita Menulis.
Wibowo, S., dan Asriyanti, A.S. 2013. Aplikasi Hidroponik NFT pada budidaya pakcoy. Jurnal Penelitian Terapan, 13(3): 159-167
Published
2023-06-30
How to Cite
Lisdayanti Nurrohmah, N. R., Addina Nur Rosyida, Daris Subhan, Muhammad Fadli Saefulrahman, & Ivonne Ayesha. (2023). ANALISIS RISIKO PRODUKSI SAYURAN HIDROPONIK MENGGUNAKAN METODE KOEFISIEN VARIASI (KV) DAN PENILAIAN PERILAKU PETANI DENGAN METODE MOSCARDI AND DE JANVRY. Journal of Scientech Research and Development, 5(1), 673-685. https://doi.org/10.56670/jsrd.v5i1.873

Most read articles by the same author(s)