STRATEGI PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN DIGITALISASI PENGELOLA KOPERASI MENUJU KOPERASI PERTANIAN BERBASIS DIGITAL DI PROVINSI RIAU
Abstract
Koperasi pertanian berfungsi sebagai wadah bagi petani untuk berkolaborasi, berbagi sumber daya, dan meningkatkan daya tawar mereka di pasar. Namun, tantangan yang dihadapi koperasi pertanian di Provinsi Riau cukup signifikan, mulai dari kurangnya pemahaman tentang manajemen koperasi hingga keterbatasan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan pengetahuan dan kemampuan digitalisasi yang diperlukan oleh pengelola koperasi pertanian di Provinsi Riau. Melalui survei dan wawancara dengan pengelola koperasi, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pengetahuan dan keterampilan yang masih kurang. Selanjutnya, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis kondisi koperasi pertanian di Provinsi Riau terkait digitalisasi. Dengan memahami tingkat adopsi teknologi dan tantangan yang dihadapi, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan kinerja koperasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa koperasi pertanian di Provinsi Riau memiliki potensi besar untuk berkembang melalui digitalisasi. Namun, saat ini, tingkat digitalisasi masih rendah dan pengelola koperasi menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital mereka. Program pelatihan, kerjasama dengan institusi pendidikan, dan pengembangan platform digital merupakan strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan digital pengelola koperasi.
References
Chowdhury, M. R., Sourav, M. S. U., & Sulaiman, R. Bin. (2023). The Role of Digital Agriculture in Transforming Rural Areas Into Smart Villages. In S. S. Dadwal, H. Jahankhani, G. Bowen, & I. Y. Nawaz (Eds.), Technology and Talent Strategies for Sustainable Smart Cities (pp. 57–78). Emerald Publishing Limited. https://doi.org/10.1108/978-1-83753-022-920231003
Damanik, I. P. N., & Tahitu, M. E. (2020). The Communication Behaviour of Farmers and Strategies to Strengthen the Capacity of Information Access in the Era of Industrial Re. Jurnal Penyuluhan, 16(01), 2020–2092. https://doi.org/10.22500/16202026365
Laravida, S., Nicholas, I., & Ginting, R. (2022). Go-Tani : Implementasi Koperasi Petani Menggunakan Metode Case Based Reasoning Berbasis IoT Di Masa Pandemi. Prosiding National Seminar on Accounting, Finance, and Economics (NSAFE), 2(1), 264–276.
Limanseto, H. (2021). Digitalisasi Koperasi Dorong Pengembangan dan Modernisasi Koperasi. Ekon.Go.Id. https://ekon.go.id/publikasi/detail/3392/digitalisasi-koperasi-dorong-pengembangan-dan-modernisasi-koperasi
Muhammad Thamrin, Sutawi, Jabal Tarik Ibrahim, W. A. B. (2023). Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Peningkatan Kinerja Penyuluh Pertanian (Cetakan Pe). Penerbit Bildung.
Purba, S. (2023). Pengaruh Teknologi Digital, Proses Penganggaran, Dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Performa Koperasi. Jurnal Ilmiah AccUsi, 5(2), 182–197. https://doi.org/10.36985/jia.v5i2.784
Yonius Koib, L. S. (2022). Persepsi Petani Tentang Pentingnya Koperasi Pertanian. Jambura Agribusines Jouernal, 3(2), 56–68. https://doi.org/https://doi.org/10.37046/jaj.v3i2.13817


















