PERANCANGAN JARINGAN FTTH PADA OPD RING 1 PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL

  • Slamet Wiyana Universitas Mercubuana Yogyakarta
  • Imam Suharjo Universitas Mercubuana Yogyakarta
Keywords: Fiber To The Home (FTTH), Point-to-Point Network, Network Planning

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisa terhadap perencanaan pembangunan jaringan Fiber To The Home (FTTH) di area OPD ring 1 kantor pemerintahan Kabupaten Gunungkidul. Hal ini dikarenakan saat ini masih menggunakan teknlogi point-to-point.  Lingkup perencanaan pemasangan jaringan FTTH di OPD ring 1 kantor pemerintahan Kabupaten Gunungkidul terdiri dari satu OLT kemudian diteruskan ke ODC, kemudian jaringan diteruskan ke dua buah ODP, ODP 1 memiliki 9 buah ONT, sedangkan ODP 2 memiliki 1 buah ONT. Perbandingan penggunaan jaringan FTTH dan pont-to-point antara lain: (1) Pada jaringan FTTH kabel serat optik dari penyedia dibagi menggunakan splitter ke banyak pelanggan, sedangkan point-to-point kabel serat optik langsung dari penyedia layanan ke lokasi pelanggan. (2) Kinerja jaringan FTTH dipengaruhi oleh banyaknya pengguna karena bandwidth terbagi ke beberapa pengguna, sedangkan point-to-point kinerja lebih stabil karena tidak ada pembagian bandwidth ke pengguna lain. (3) Jaringan FTTH memerlukan lebih sedikit kabel serat optik dan lebih sedikit perangkat keras dibandingkan dengan point-to-point. (4) Jaringan FTTH rentan terhadap kegagalan jika splitter atau serat utama mengalami kerusakan, yang dapat mempengaruhi banyak pengguna sekaligus, sedangkan pada jaringan point-to-point hanya mempengaruhi satu pelanggan saja jika terjadi kerusakan pada serat utama. (5) Biaya implementasi dan perawatan jaringan FTTH lebih rendah dibandingkan dengan biaya implementasi dan perawatan jaringan point–to-point.

References

[1] F. Zhafirah, “Analisis Perancangan Jaringan Fiber To The Home Untuk Perumahan Grand Sulawesi Menggunakan Software Simulasi Optisystem,” Universitas Hasanuddin, Gowa, 2020.
[2] S. Fitri, S. Aulia, and Aprinal Adila Asril, “Perancangan Dan Pengukuran Performansi Jaringan Fiber To The Home Dengan Teknologi Gigabit Passive Optical Network Menggunakan Aplikasi Optisystem Di Kelurahan Surau Gadang,” Amplifer, vol. 11, no. 2, pp. 22–27, 2021.
[3] R. M. Yassin, “Desain Sistem Kabel Serat Optik Fiber To The Home (FTTH) menggunakan teknologi GPON untuk memenuhi kebutuhan perumahaan Bumi Panyileukan 4.512 homepass di Area Sentral Office (SO) UjungBerung-Bandung.,” UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, 2016.
[4] Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, “Kedudukan Kabupaten Gunungkidul,” https://Gunungkidulkab.go.id/.
[5] S. Ridho et al., “Perancangan Jaringan Fiber To The Home (FTTH) pada Perumahan di Daerah Urban (Fiber To The Home (FTTH) Network Design at Housing in Urban Areas),” Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi , vol. 9, no. 1, pp. 94–103, 2020.
[6] M. Zulfikar, Z. Azhari, and dan Hafsah Nirwana, “Analisis Redaman Pada Jaringan Fiber To The Home (FTTH) Berteknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON) di PLASA TELKOM Bantaeng,” Vertex Elektro, vol. 14, no. 2, pp. 130–138, 2022.
[7] M. I. Alfarizi, “Analisa Perencanaan Jaringan Fiber To The Home (FTTH) Pada Desa Medani Kecamatan Tegowanu Dengan Metode Power Link Budget Dan Rise Time Budget Menggunakan Software Optisystem,” Universitas Islam Sultan Agung , Semarang, 2022.
[8] F. Ghiffari, “Pengukuran dan Analisis Jaringan FTTH (Fiber To The Home) pada Cluster Banyaksumba di Kota Baru Parahyangan oleh PT. Akses Nusa Karya Infratek,” Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, 2021.
[9] M. A. Adam and Y. Saragih, “Perancangan Jaringan Fiber To The Home (FTTH) Untuk Wilayah Perumahan Perum Bumi Kotabaru Indah Cikampek Menggunakan Aplikasi Google Earth Pro,” POLEKTRO: Jurnal Power Elektronik, vol. 11, no. 2, pp. 156–161, 2022.
[10] R. Topani, T. D. Nopiani, and A. Hartaman, “Perancangan Fiber To The Home (FTTH) di Perumahan Panorama Indah Purwakarta,” e- Proceeding of Applied Science, vol. 3, no. 2, pp. 1047–1057, 2017.
[11] PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.,” Pedoman Pemasangan Jaringan Fiber to the Home (PPJ FTTH)", Bandung : 30 Desember 2013.
[12] PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.,”Desain Jaringan FTTH”, Hernady. Joddy, Bandung : 30 Desember 2013.
[13] PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk.,”Pedoman Pemasangan Jaringan Telekomunikasi PPJT 2000–I (JARLOKAT )”, Setiawan. Suryatin, Bandung : 18 Desember 2000.
[14] Puri Muliandhi, Erlian Husna Faradiba, dan Bayu Adi Nugroho “Analisa Konfigurasi Jaringan FTTH dengan Perangkat OLT Mini untuk Layanan Indihome di PT. Telkom Akses Witel Semarang” Universitas Semarang 2020.
[15] Lampiran Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Infrastruktur Bersama Telekomunikasi Bab III Ketentuan Infrastruktur Tiang Telekomunikasi No 2 dan 3.
Published
2024-10-09
How to Cite
Slamet Wiyana, & Imam Suharjo. (2024). PERANCANGAN JARINGAN FTTH PADA OPD RING 1 PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL . Journal of Scientech Research and Development, 6(1), 1977-2000. https://doi.org/10.56670/jsrd.v6i1.437