REVOLUSI PEMBELAJARAN MATEMATIKA: DARI HAFALAN MENUJU PENALARAN DAN KOLABORASI

  • Netriwati Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Tusti Imelia Ardani Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Dhini Clarentia Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Firda Nur Fadilah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Fadly Nendra Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
Keywords: Pembelajaran Matematika; Hafalan; Penalaran Matematis; Kolaborasi; Revolusi Pendidikan

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi siswa mengenai transformasi pembelajaran matematika. dari pendekatan hafalan menuju pendekatan berbasis penalaran dan kolaborasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif bersifat deskriptif dengan menggunakan metode survei. Populasi penelitian ini terdiri dari mahasiswa program studi pendidikan matematika yang sedang menempuh semester aktif. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden yang dipilih melalui teknik *purposive sampling*. Kuesioner digunakan sebagai instrumen penelitian. dengan 10 butir Pernyataan yang dinilai menggunakan skala Likert (1–5), mencakup tiga dimensi utama, yaitu: (1) kecenderungan hafalan, (2) penalaran matematis, dan (3) kolaborasi belajar. Teknik analisis data Penelitian ini mencakup statistik deskriptif, uji t satu sampel, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kolaborasi rata-rata tertinggi (M = 4,03), diikuti penalaran (M = 3,80), dan hafalan (M = 2,90). Uji t mengonfirmasi bahwa seluruh indikator penalaran dan kolaborasi signifikan secara statistik (p < 0,05). Korelasi Pearson antara penalaran dan kolaborasi menunjukkan hubungan positif yang signifikan (r = 0,534; p = 0,002). Analisis regresi membuktikan bahwa penalaran secara signifikan memprediksi kolaborasi (Y = 2,077 + 0,462X; R² = 0,231). Kesimpulan penelitian ini mengindikasikan bahwa pergeseran paradigma pembelajaran matematika dari hafalan menuju penalaran berkorelasi positif dengan peningkatan aktivitas kolaboratif mahasiswa.

References

Boaler, J. (2016). Mathematical mindsets: Unleashing students' potential through creative math, inspiring messages and innovative teaching. Jossey-Bass.

Cohen, J. (1992). A power primer. Psychological Bulletin, 112(1), 155–159. https://doi.org/10.1037/0033-2909.112.1.155

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Fauziah, R., Yusuf, M., & Maulana, A. (2023). Hubungan keterlibatan aktif mahasiswa dalam diskusi kelas dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada mata kuliah matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 8(2), 112–124. https://doi.org/10.26737/jpmi.v8i2.3471

Greenstein, L. M. (2012). Assessing 21st century skills: A guide to evaluating mastery and authentic learning. Corwin Press.

Hiebert, J., & Grouws, D. A. (2007). The effects of classroom mathematics teaching on students' learning. Information Age Publishing.

Liljedahl, P., Santos-Trigo, M., Malaspina, U., & Bruder, R. (2021). Problem solving in mathematics education. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-74908-6

Mercer, N., & Sams, C. (2006). Teaching children how to use language to solve maths problems. Language and Education, 20(6), 507–528. https://doi.org/10.2167/le678.0

National Council of Teachers of Mathematics [NCTM]. (2014). Principles to actions: Ensuring mathematical success for all. NCTM.

Nurhayati, E. (2022). Efektivitas pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan penalaran matematis mahasiswa pendidikan matematika. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.21831/jrpm.v9i1.43892

OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.

Rahmawati, D., Sari, P. K., & Hidayat, W. (2024). Pengaruh pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi terhadap motivasi dan hasil belajar matematika mahasiswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 233–247. https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i1.2870

Star, J. R., Pollack, C., Durkin, K., Rittle-Johnson, B., Lynch, K., Newton, K., & Gogolen, C. (2022). Learning from comparison in algebra. Contemporary Educational Psychology, 68, 101037. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2021.101037

Surya, E., & Syahputra, E. (2021). Analisis kebiasaan belajar mahasiswa pendidikan matematika: Antara hafalan dan pemahaman konsep. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 10(2), 89–101. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v10n2.p89-101

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Published
2026-10-19
How to Cite
Netriwati, Ardani, T. I., Clarentia, D., Fadilah, F. N., & Nendra, F. (2026). REVOLUSI PEMBELAJARAN MATEMATIKA: DARI HAFALAN MENUJU PENALARAN DAN KOLABORASI. Journal of Scientech Research and Development, 8(2), 371-380. https://doi.org/10.56670/jsrd.v8i2.1732