TRAUMA PSIKOLOGIS: DAMPAK DAN PROSES PEMULIHAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trauma psikologis, dampaknya terhadap individu, dan proses pemulihannya. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah dan sumber pustaka yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa trauma psikologis dapat menyebabkan kecemasan, ketakutan, gangguan emosi, gangguan tidur, dan masalah hubungan sosial. Proses pemulihan membutuhkan waktu serta dukungan keluarga, lingkungan sosial, konseling, psikoterapi, dan pengembangan resiliensi. Penanganan yang tepat dapat membantu individu pulih dan menjalani kehidupan secara lebih adaptif.
References
Aditya, D. P., & Utami, M. S. (2025). Forgiveness therapy to enhance posttraumatic growth in individuals with adverse childhood experiences. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 11(1), 59. https://doi.org/10.22146/gamajpp.97365
Rohali, A., & Ningsih, I. U. (2025). Dampak lingkungan pertemanan toxic terhadap kesehatan mental berbasis Islam pada remaja. Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences, 3(3), 91–101. https://doi.org/10.61994/jipbs.v3i3.1035
Anggadewi, B. E. T. (2020). Dampak psikologis trauma masa kanak-kanak pada remaja. Solution, Journal of Counseling and Personal Development, 2(2), 1–7.
Bahtiar, B., Syakarofath, N. A., Karmiyati, D., & Widyasari, D. C. (2023). Peran adverse childhood experience terhadap internalizing problem dan externalizing problem pada remaja. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 9(2), 277. https://doi.org/10.22146/gamajop.77578
Distian, M., Hermawan, A., & Hernanda, G. (2026). Systematic literature review: Dampak gangguan kecemasan Gen Z akibat trauma pertemanan dan keluarga terdekat. Jurnal Psikologi Sosial, 01(02), 52–59.
Faradillah, S. S., & Amriana, A. (2020). Cognitive-behavioral therapy dengan teknik thought stopping untuk menangani trauma psikologis mahasiswa yang mengalami broken home. Prophetic: Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal, 3(1), 83–94.
Harsono, Y. T., Nurmalitasari, F., & Retnowati, S. (2020). Pengaruh dukungan sosial terhadap pertumbuhan pasca trauma pada korban difabel akibat bencana gempa. Jurnal Psikologi Ulayat, 8, 59–68. https://doi.org/10.24854/jpu195
Indriani, N., & Arbi, D. K. A. (2022). Pertumbuhan pasca-trauma pada remaja yang kehilangan orang tua karena Covid-19. INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 7(2), 188–205. https://doi.org/10.20473/jpkm.v7i22022.188-205
Zahra, I. A., Wahyuningrum, I., Yahman, F. A., & Khairina, N. (2023). Trauma masa kecil: Kekerasan yang memicu gangguan stres pascatrauma (PTSD). Flourishing Journal, 3(11), 459–467. https://doi.org/10.17977/um070v3i112023p459-467
Jayanti, S. T., Purnomo, M. H., & Fadilah, Y. (2024). Trauma dalam film Ketika Berhenti di Sini: Eksplorasi sumber, respons, dan strategi koping (kajian psikologi sastra). Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 19(2), 74–88. https://doi.org/10.14710/nusa.19.2.74-88
Kasenda, R. Y., Kimbal, R., Pratasik, Y., Tindas, J., Martono, A., & Rengkuan, C. (2026). Pengaruh pengalaman traumatik dengan gangguan stres pascatrauma (PTSD) pada remaja. Journal of Innovative and Creativity (JOECY), 6(1), 5305–5309. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.5699
Kirana, R. S., Asad, A. U., & Indrijati, H. (2025). From punishment to transformation: A phenomenological study on post-traumatic growth in former prisoners. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(2), 45–56. https://doi.org/10.15575/psy.v12i2.45454
Klinger-König, J., Krause, E., Wittfeld, K., Friedrich, N., Völzke, H., & Grabe, H. J. (2025). The age of onset and duration of childhood abuse: An extension of the Childhood Trauma Screener. Child Abuse and Neglect, 163. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2025.107354
Loama, R. T., & Suwarjo, S. (2025). Hidden wounds of the inner child: A systematic review on the psychological effects of childhood trauma in adulthood. Indonesian Journal of Counseling and Development, 7(2), 210–224. https://doi.org/10.32939/ijcd.v7i2.6088
Nole, O. A., Ranimpi, Y. Y., & Fjaagesund, S. (2025). Emotional health and spiritual well-being in trauma survivors of natural disasters in Palu, Central Sulawesi, Indonesia: The role of community resilience. Psikohumaniora, 10(2), 215–244. https://doi.org/10.21580/pjpp.v10i2.25100
Putri, S., & Komalasari, S. (2025). Analisis faktor trauma dari pengalaman toxic friendship pada Generasi Z. Analysis of trauma factors from toxic friendship experiences in Generation Z. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 12(01), 38–48.
Rakhmasari, V. P., Nashori, F., & Kurniawan, Y. (2021). Trauma-focused cognitive behavioral therapy to reduce symptoms of post-traumatic stress disorder in adolescent victims of incest. Psikohumaniora, 6(2), 187–199. https://doi.org/10.21580/pjpp.v6i2.8242
Ramadhanti, P. S. (2022). Guided imagery for trauma. Guepedia.
Scoping Review. (2019). Indonesian Journal of Global Health Research. Indonesian Journal of Global Health Research, 2(4), 367–380. https://doi.org/10.37287/ijghr.v2i4.250
Sambada, B. A. N., & Wibhowo, C. (2025). Trauma masa anak dan kecenderungan kreativitas jahat: Mengungkap peran resiliensi pada mahasiswa. Psikodimensia, 23(2), 222–238. https://doi.org/10.24167/psidim.v23i2.13510
Sumiati, S., & Sulianti, A. (2016). Pendekatan bermain untuk menurunkan perilaku menghindar pada anak yang mengalami trauma pengobatan. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(1), 113–120. https://doi.org/10.15575/psy.v3i1.1099
Wahyuni, H., & Ramadhoni, S. R. (2026). Trauma psikologis pada penyintas kekerasan seksual intra-familial. At-Taujih: Bimbingan dan Konseling Islam, 9(1), 133–148.
Yöyen, E., Bal, F., Barış, T. G., Arslan, M. S., & Çokluk, G. F. (2024). Mediator role of dissociative experiences in the effect of childhood traumas on emotion regulation difficulty and parental child-containing function. Children, 11(6). https://doi.org/10.3390/children11060618


















