PEMANFAATAN WWTP PADA INDUSTRI APAR DALAM PEMENUHAN KUALITAS AIR LIMBAH

  • Syahrul Ramadhan Universitas Esa Unggul, Jakarta
  • Maryo Universitas Esa Unggul, Jakarta
  • Putri Oktafiani Universitas Esa Unggul, Jakarta
  • Vanka Harfianto Arafat Universitas Esa Unggul, Jakarta
  • Yogi Roswandi Universitas Esa Unggul, Jakarta
Keywords: Limbah B3, APAR, WWTP, Biondikator, Pengolahan Limbah

Abstract

Industri Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan, namun menghasilkan limbah B3 yang berpotensi mencemari lingkungan. Limbah tersebut memiliki karakteristik pH ekstrem, kandungan logam berat, dan senyawa kimia berbahaya. Penelitian ini menggunakan metode pengujian sederhana (kertas lakmus dan bioindikator ikan nila) untuk mengidentifikasi karakteristik limbah, menganalisis dampaknya, serta mengevaluasi efektivitas teknologi pengolahan limbah WWTP di pabrik APAR. Hasil menunjukkan bahwa teknologi koagulasi–flokulasi, netralisasi pH, dan filtrasi multimedia terbukti menurunkan toksisitas limbah secara signifikan. Uji bioindikator menunjukkan peningkatan kelangsungan hidup ikan dari 10% menjadi 90% setelah pengolahan. Air hasil olahan memenuhi baku mutu lingkungan dengan pH netral dan tampilan jernih. Kesimpulannya, kombinasi teknologi WWTP efektif menghasilkan air yang layak dialirkan ke perairan dan dapat menjadi acuan bagi industri sejenis.

References

Ardhana Rahmayanti, K. , N. Z. , & R. A. (2024). Efektivitas Pengolahan Air Limbah Domestik dengan Teknologi Ramah Lingkungan. Jurnal KPTL, 1(1), 23–34.
Erlan, R. , S. B. , & H. D. (2022). Biaya Pemulihan Lingkungan Akibat Pencemaran Limbah Industri. Jurnal Ekonomi Lingkungan, 11(2), 145–156.
Faisal, M. , & A. S. (2022). Dampak Pencemaran Logam Berat terhadap Kesehatan Manusia dan Lingkungan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(2), 89–102.
Kementerian Perindustrian. (2023). Laporan Perkembangan Industri Manufaktur Indonesia 2023.
Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (2014).
Pratiwi, D. Y. (2020). Dampak Pencemaran Logam Berat terhadap Organisme Perairan dan Kesehatan Manusia. Jurnal Akuatek. Jurnal Akuatek, 1(1), 15–25.
Putri, H. H. , T. F. , & S. S. (2024). Pengelolaan Limbah Industri Kimia untuk Keberlanjutan Lingkungan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(12), 290–295.
Sari, P. S. , & S. K. (2024). Pengaruh Rasio Penambahan Koagulan PAC pada Pengolahan Limbah Cair secara Koagulasi-Flokulasi. Jurnal Distilat, 10(1), 205–218 Sufra, R. , dkk. (2024). Intensifikasi Pengolahan Limbah Cair Laboratorium Melalui Proses Koagulasi dan Adsorpsi. Jurnal Talenta Sipil, 7(1), 266–275.
Tarigan, E. M. , & A. A. (2022). Penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun B3. Indonesian Journal of Applied Science and Technology, 3(2), 45–56.
Theresia, E. P. , dkk. (2023). Pengelolaan Limbah B3 Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. CV HEI Publishing Indonesia.
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development
Wilujeng, S., H. R., & P. A. (2021). Pemanfaatan Ikan sebagai Bioindikator Kualitas Air Limbah Industri. Urnal Lingkungan Dan Sumberdaya Alam, 15(3), 78–89.
Published
2026-02-17
How to Cite
Syahrul Ramadhan, Maryo, Putri Oktafiani, Vanka Harfianto Arafat, & Yogi Roswandi. (2026). PEMANFAATAN WWTP PADA INDUSTRI APAR DALAM PEMENUHAN KUALITAS AIR LIMBAH. Journal of Scientech Research and Development, 7(2), 446-451. https://doi.org/10.56670/jsrd.v7i2.1423