ANALISIS POLA DAN AKSESIBILITAS JARINGAN TRANSPORTASI DESA–KOTA BERBASIS SPASIAL DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN WILAYAH BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BUTON UTARA

  • Muhammad Edhi Safar Juniad Mbaru Universitas Halu Oleo Kendari
  • Minson Simatupang Universitas Halu Oleo Kendari
  • Hasmina Tari Mokui Universitas Halu Oleo Kendari
Keywords: Transportasi Desa–Kota, Pola Jaringan Transportasi, Aksesibilitas Analisis Spasial, Pembangunan Wilayah Berkelanjutan, SIG/GIS, Kabupaten Buton Utara

Abstract

Transportasi desa–kota memainkan peran krusial dalam mendorong pemerataan pembangunan wilayah, terutama di daerah dengan karakteristik geografis kompleks dan persebaran populasi tersebar. Penelitian ini mengkaji kondisi, keterhubungan, dan aksesibilitas jaringan transportasi di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, dengan pendekatan kuantitatif-spasial untuk merancang strategi pengembangan yang berkelanjutan. Menggunakan data primer dari survei lapangan dan wawancara, serta data sekunder dari BPS dan peta spasial, analisis dilakukan dengan bantuan ArcGIS 10.8. Indeks konektivitas (β dan γ) menunjukkan tingkat keterhubungan moderat (β = 1; γ = 50%), mengindikasikan potensi peningkatan integrasi jaringan. Analisis aksesibilitas berbasis waktu tempuh ke pusat pemerintahan Ereke mengungkap bahwa 60% desa (54 dari 90 desa) memiliki aksesibilitas rendah (>60 menit), terutama di kecamatan Kambowa, Bonegunu, dan Wakorumba, akibat infrastruktur jalan yang rusak dan pola jaringan radial-linier yang terpusat. Hasil ini menegaskan ketimpangan spasial yang signifikan. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang jaringan transportasi terintegrasi berbasis spasial yang menekankan pengembangan koridor horizontal antarkecamatan—khususnya jalur Bonegunu–Kambowa–Kulisusu Barat dan Kulisusu Utara–Wakorumba—untuk memperpendek waktu tempuh, meningkatkan konektivitas, serta menghubungkan wilayah terpencil dengan pusat ekonomi regional (Bau-Bau dan Kendari). Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perencanaan transportasi wilayah di daerah kepulauan dan perbatasan, sekaligus menawarkan kerangka kerja berbasis SIG untuk mendukung kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

References

BADAN PUSAT STATISTIK. (2024). Kabupaten Buton Utara Dalam Angka (Vol. 17). BPS Kabupaten Buton Utara/BPS-Statistics Buton Utara Regency.
Bipu, N. A. (2019). Geographic Information System & Spatial Analysis. International Journal for Empirical Education and Research, 70–90. https://doi.org/10.35935/edr/31.9070
Mafflichah, B., Hariyani, S., & Sutikno, F. R. (2023). Tingkat Konektivitas dan Aksesibilitas Jaringan Jalan Antar Wilayah Sidoarjo-Mojokerto. CAKRAWALA, 17(2), 239–251. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v17i2.574
Manalu, T. J., Sejati, M. A., & Haryani, P. (2025). Analisis Area Jangkauan dan Rute Tercepat Menuju Pusat Fasilitas Kesehatan di Kota Denpasar. MASALIQ, 5(4), 1730–1739. https://doi.org/10.58578/masaliq.v5i4.6578
Ningrum, A., Tri Hartono, T., Nurhayati, I., & Afrianto, Y. (2025). Connectivity Index Approach for Evaluating Transportation Infrastructure in Bogor Regency, 2024. Jurnal Rekayasa Lingkungan Dan Biosistem, 2(2), 121–130. https://doi.org/10.32832/relibi.v2i2.1333
Robin, R. A., Fadhly, N., & Achmad, A. (2021). Analisis Jalur Trans Kutaraja di Kota Banda Aceh di Tinjau Dari Pengembangan Wilayah. Jurnal Penelitian Transportasi Darat, 23(1), 88–105. https://doi.org/10.25104/jptd.v23i1.1765
Shivangni Jat. (2024). Graph Theoretical Models for Enhancing Highway Connectivity and Safety in Vehicular Networks. Communications on Applied Nonlinear Analysis, 31(4s), 196–218. https://doi.org/10.52783/cana.v31.839
Taki, H. M., & Lubis, M. Z. (2017). GIS Modeling accessibility of community facilities: A Study Case of Depok City, Indonesia. JOURNAL OF APPLIED GEOSPATIAL INFORMATION, 1.
Utomo, B. T. (2019). Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Di Kabupaten Sinjai. Urban and Regional Studies Journal, 1(2), 50–57. https://doi.org/10.35965/ursj.v1i2.1081
Widya Rizqi Azzahra & Dadan Mukhsin. (2024). Evaluasi Program Jakamantul (Jalan Kabupaten Mantap Betul) Kabupaten Pandeglang. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota, 133–140. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v4i2.5141
Xu, H., Zhao, J., Zheng, J., Li, T., Chen, M., & Sun, H. (2022). Multi-Mode Coordinated Planning of Urbanand Rural Transportation under HeterogeneousSpatial Interaction. Polish Journal of Environmental Studies, 31(5), 4917–4933. https://doi.org/10.15244/pjoes/150458
Published
2025-11-19
How to Cite
Muhammad Edhi Safar Juniad Mbaru, Minson Simatupang, & Hasmina Tari Mokui. (2025). ANALISIS POLA DAN AKSESIBILITAS JARINGAN TRANSPORTASI DESA–KOTA BERBASIS SPASIAL DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN WILAYAH BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BUTON UTARA. Journal of Scientech Research and Development, 7(2), 78-85. https://doi.org/10.56670/jsrd.v7i2.1251