WACANA PENDIDIKAN KEAGAMAAN BUDDHA BERCIRI KENUSANTARAAN DI LEMBAGA DHARMA KALYANA JEPARA

  • Sutadi Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya
Keywords: Wacana, Pendidikan Keagamaan Buddha, Dharma Kalyana, Kenusantaraan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wacana Pendidikan Keagamaan Buddha berciri kenusantaraan pada Lembaga Dharma Kalyana di Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif model studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wacana Pendidikan keagamaan Buddha berciri kenusantaraan di Lembaga Dharma Kalyana berupa pendidikan Keagamaan Buddha berasrama yang dipadukan dengan pendidikan formal di sekolah negeri dengan sistem beasiswa. Pengembangan diri dalam bidang keagamaan seperti puja bhakti dan meditasi terjadwal diselenggarakan untuk membentuk pribadi peserta didik yang berkualitas sesuai visi dan misi lembaga. Kegiatan berdiskusi menjadi kegiatan yang rutin dilakukan untuk membahas tema-tema keagamaan dan bahan pelajaran dari sekolah. Pembiasaan diri untuk merawat lingkungan dengan berkebun, kerja bhakti dan membaur dengan masyarakat sekitar menjadi ciri praktik nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan dalam komunitas yang berbeda latarbelakang dan asal usul daerah. Kegiatan karawitan dan menari tradisional sebagai sarana mengasah bakat dan minat terhadap budaya nusantara juga rutin dilakukan oleh peserta didik Lembaga Dharma Kalyana. Selain kegiatan akademik dan keagamaan, peserta didik didorong untuk aktif berorganisasi di sekolah dan di organisasi kepemudaan Buddhis. Model pendidikan keagamaan Buddha seperti ini hendaknya dapat menginspirasi dan dijalankan juga oleh lembaga keagamaan Buddha di daerah-daerah lain demi kemajuan generasi muda buddhis.

References

Ahmadi, R. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Ar-Ruz Media.

Atmojo, A. E. P. (2014). Pesantren Dalam Budaya Pendidikan. IBDA` : Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 12(2), 172–184. https://doi.org/10.24090/ibda.v12i2.444

Danim, S. (2011). Pengantar Kependidikan. Alfabeta.

Dhammatejo, W. (2019). Kembalinya Tradisi Mandala Kadewaguruan di Ujungpara. Diakses dari: https://badrasanti.or.id/Kembalinya-Tradisi-Mandala-Kadewaguruan-di-Ujungpara

Hasbullah. (2015). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Rajawali Per.

Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Salemba Humanika.

Khozin, W. (2019). Religious and Religious Education in Vietnam : a Case Study of. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 17(3), 256–268.

Kung, C. (2014). Buddhisme Sebagai Suatu Pendidikan. Mukti Jaya.

Mulyana. (2005). Kajian Wacana. Tiara Wacana.

Nanamoli, B. (2006). Khuddakkapatha 2 Kitab Suci Agama Buddha. Wisma Sambodhi.

Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Keagamaan Buddha.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.

Purwanto, H., & Titasari, C. P. (2020). Mandala Kadewaguruan: Tempat Pendidikan Keagamaan Di Lereng Barat Gunung Lawu Abad Xiv – Xv Masehi Mandala. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(1), 13–42.

Ramayulis, H. (2015). Dasar-Dasar Kependidikan. Kalam Mulia.

Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wahyudi, D. Y., J, S. S. P., & Munandar, A. A. (2014). Pusat Pendidikan Keagamaan Masa Majapahit. Jurnal Studi Sosial, 6, 109.

Wijaya-Mukti, K. (2020). Wacana Buddha Dharma. Karaniya.

Published
2022-12-27
How to Cite
Sutadi. (2022). WACANA PENDIDIKAN KEAGAMAAN BUDDHA BERCIRI KENUSANTARAAN DI LEMBAGA DHARMA KALYANA JEPARA. Journal of Scientech Research and Development, 4(2), 467-477. https://doi.org/10.56670/jsrd.v4i1.118