EFEKTIVITAS MINUMAN SEDUHAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP GEJALA MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI KLINIK RONAA HUSADA
Abstract
Mual dan muntah (emesis gravidarum) merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester pertama, yang disebabkan oleh peningkatan hormon hCG dan estrogen. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup dan berpotensi menyebabkan dehidrasi atau gangguan nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Minuman Seduhan Jahe (Zingiber officinale) terhadap Gejala Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama di Klinik Ronaa Husada. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest dengan populasi dan sampel sebanyak 32 ibu hamil yang dipilih secara accidental sampling. Gejala mual dan muntah diukur menggunakan kuesioner Rhodes Index of Nausea, Vomiting, and Retching (INVR), dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai Z = -5,385 (*p* < 0,001), yang mengindikasikan pengaruh signifikan intervensi jahe terhadap penurunan gejala. Sebanyak 75% responden beralih dari kategori sedang ke ringan, sementara 15,6% kasus berat hanya turun ke sedang. Temuan ini sejalan dengan teori bahwa senyawa aktif jahe (gingerol dan shogaol) bekerja sebagai antiemetik alami dengan menghambat reseptor serotonin di saluran cerna. Namun, efektivitas jahe terbatas pada kasus berat, yang mungkin memerlukan terapi tambahan. Penelitian ini memperkuat rekomendasi jahe sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan terjangkau untuk mengatasi mual-muntah ringan hingga sedang pada kehamilan.
References
American College of Obstetricians and Gynecologists. (2023). Management of Nausea and Vomiting in Pregnancy. ACOG Practice Bulletin No. 231.
Bahrah, B. (2023). Edukasi Pembuatan Seduhan Jahe sebagai Terapi Non Farmakologis dalam Mengatasi Mual Muntah pada Ibu Hamil. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(5), 1943–1961. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i5.9686
Harahap, R. F., Dani, L., Alamanda, R., Harefa, I. L., & Indonesia, U. P. (2020). Pengaruh pemberian air rebusan jahe terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. The Effect of Ginger Stewing Water on Decreasing Nausea and Vomiting in First Trimester Pregnant Women.
Harahap1, R. F. (2020). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Terhadap Penurunan Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I The Effect of Ginger Stewing Water on Decreasing Nausea and Vomiting in First Trimester Pregnant Women. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8, 1.
Huda, A. A., & Hermawan, A. (2021). Wanita usia 39 tahun G3P2A0 hamil 9 minggu dengan hiperemesis gravidarum: Laporan kasus. Publikasi Ilmiah Universitas Muhammadiyah. http://hdl.handle.net/11617/12830
Juliani, S., Liesmayani, E. E., Tanjung, N. N., Farmasi, F., & Kesehatan, D. (2022). Efektifitas pemberian air rebusan jahe dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 dan 2 di klinik Setia Budi Bidan Lisda Wati. Jurnal Maternitas Kebidanan, 7(2), 108-115.
Kemenkes RI. (2023). Laporan Riskesdas 2023: Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kemenkes.
Kristiningtyas, Y. W., & Nurcahyati, A. D. (2023). Efektivitas rebusan jahe terhadap penurunan emesis gravidarum. Jurnal Keperawatan GSH, 12(1), 31-36.
Lestari Nurul Aulia, D., Dwi Anjani, A., Utami, R., & Prima Lydia, B. (2022). Efektivitas pemberian air rebusan jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. *Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 11*(1), 43-51. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v11i1.2130
Nurchasanah (Ed.). (2010). Metode penelitian kebidanan dan teknik analisis data. Salemba Medika.
Prastika, C. E., & Pitriani, R. (2021). PEMBERIAN REBUSAN JAHE UNTUK MENGATASI MUAL MUNTAH PADA KEHAMILAN TRIMESTER I DI PMB DINCE SAFRINA TAHUN 2021. Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal), 1(2), 62–69. https://doi.org/10.25311/jkt/vol1.iss2.460
Pratiwi, A., et al. (2024). "Efficacy of Ginger Tea in Reducing Pregnancy Nausea: A Randomized Controlled Trial". Journal of Midwifery Science, 12(2), 45–53.
Puspita, D. A. (2022). PENGARUH AIR SEDUHAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP PENURUNAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I. http://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php?journal=Jaman
Putri, Z. O., & Kamidah, K. (2023). Pengaruh pemberian jahe terhadap penurunan morning sickness pada ibu hamil TM 1. Jurnal Medika Nusantara, 1(4), 12-20. https://doi.org/10.59680/medika.v1i4.581
Retni, A., & Damansyah, H. (2022). The effect of giving ginger aromatherapy on reducing hyperemesis gravidarum in first-trimester pregnant women in the work area Limboto Health Center. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(1), 10-18. https://doi.org/10.35971/gojhes.v7i1.16860
Saragih, S. R. I. D. (2019). Efektivitas minuman jahe terhadap pengurangan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di klinik Pratama Niar tahun 2019 [Unpublished thesis].
Tri, M., Dani, M., Suraning, T., & Parmilah, W. (n.d.). Efektifitas air rebusan jahe (Zingiber Officinale) untuk mengatasi nausea pada ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis gravidarum. Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA). https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/JIKKA
Widowati, R., Muslihah, S., Novelia, S., & Kurniati, D. (2020). Penyuluhan dan pemberian minuman madu jahe pada ibu hamil trimester satu dengan emesis gravidarum. Journal of Community Engagement in Health, 3(2), 163-170. https://doi.org/10.30994/jceh.v3i2.56
Widyawati, & Widtastuti, D. E. (2021). Pengaruh pemberian rebusan jahe terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I [Unpublished manuscript].
World Health Organization. (2023). Global Prevalence of Hyperemesis Gravidarum. Geneva: WHO Press.
Wulandari, S., Utomo, B. M., & Luni, D. (2023). Efektifitas pemberian wedang jahe terhadap intensitas emesis gravidarum pada ibu hamil (Effectiveness of giving ginger wedang on the intensity of emesis gravidarum in pregnant women). Jurnal Studi Multidisiplin Ilmu, 1(3), 93-100.


















