MEMBANGUN WAWASAN TEOLOGI JEMAAT MELALUI PENGAJARAN TEOLOGI DASAR DI GBI ROCK SEJAHTERA YOGYAKARTA
Abstract
Wawasan teologi merupakan elemen penting dalam kehidupan iman jemaat karena berkaitan dengan kemampuan memahami, menghayati, dan mengaktualisasikan ajaran Kristen secara benar dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pengajaran teologi dasar dalam membangun literasi teologi jemaat melalui kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di GBI Rock Sejahtera pada 29 April 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Proses pembelajaran dilakukan melalui metode ceramah dan tanya jawab yang memungkinkan interaksi dialogis antara pengajar dan peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan terhadap doktrin-doktrin dasar, meliputi bibliologi, teologi proper, kristologi, dan pneumatologi. Peserta mulai memahami Alkitab sebagai firman Allah yang berotoritas, mengenal Allah secara lebih sistematis, memahami Kristus sebagai pusat keselamatan, serta menghayati peran Roh Kudus dalam kehidupan iman. Selain itu, terjadi transformasi dalam kehidupan iman yang ditandai dengan meningkatnya kesadaran reflektif dan tanggung jawab dalam menghidupi iman. Dengan demikian, pengajaran teologi dasar yang sistematis dan dialogis memiliki peran strategis dalam membangun literasi teologi jemaat yang bersifat kognitif, reflektif, dan transformatif.
References
Bonhoeffer, D. (1954). The cost of discipleship. SCM Press.
Brueggemann, W. (1997). Theology of the Old Testament: Testimony, dispute, advocacy. Fortress Press.
Carson, D. A. (1994). The Gagging of God: Christianity confronts pluralism. Zondervan.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Dunn, J. D. G. (1998). The theology of Paul the Apostle. Eerdmans.
Erickson, M. J. (2013). Christian theology. Baker Academic.
Fee, G. D. (1994). God’s empowering presence: The Holy Spirit in the letters of Paul. Hendrickson Publishers.
Foster, R. J. (2005). Celebration of discipline: The path to spiritual growth. HarperOne.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed. Continuum.
Gagné, R. M. (2005). The conditions of learning and theory of instruction. Pearson.
Goldsworthy, G. (2000). According to plan: The unfolding revelation of God in the Bible. IVP Academic.
Grudem, W. (1994). Systematic theology: An introduction to biblical doctrine. InterVarsity Press.
McGrath, A. E. (2017). Christian theology: An introduction. Wiley-Blackwell.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Osmer, R. R. (2008). Practical theology: An introduction. Eerdmans.
Siahaya, K. M. (2025). Teologi Perjanjian Lama. Diva Pustaka.
Siahaya, K. M. (2026). Teologi biblika: Dari Eden sampai ke Yerusalem Baru. Diva Pustaka.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Vanhoozer, K. J. (2005). The drama of doctrine: A canonical-linguistic approach to Christian theology. Westminster John Knox Press.
Willard, D. (2002). Renovation of the heart: Putting on the character of Christ. NavPress.
Wright, N. T. (2006). The last word: Scripture and the authority of God. HarperOne.


















