PENGARUH PERUBAHAN SOSIAL TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA DAERAH DI KAMPUNG ANSUS DISTRIK YAPEN BARAT KABUPATEN YAPEN
Abstract
Penelitian ini membahas tentang perubahan sosial dan dampaknya pada bahasa daerah di Kampung Ansus. Penelitian ini menjelaskan tentang konsep perubahan sosial yang melibatkan dimensi struktural dan dimensi kultural. Dimensi struktural mencakup hubungan individu, status, kekuasaan, integrasi, dan sebagainya, sedangkan dimensi kultural mencakup nilai-nilai dan norma-norma social. Perubahan sosial dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk bahasa daerah. Penulis mengamati bahwa dalam masyarakat Kampung Ansus, bahasa daerah Ansus mengalami perubahan akibat perubahan-perubahan sosial. Penelitian ini membahas bagaimana lingkungan sosial budaya dan hubungan sosial memengaruhi bahasa daerah Ansus. Ada penekanan pada fakta bahwa perubahan bahasa daerah terjadi karena kurangnya sosialisasi bahasa dari generasi tua kepada generasi muda, sehingga bahasa daerah mulai tergeser oleh bahasa Indonesia dan budaya luar. Dalam konteks ini, bahasa daerah Ansus juga dianggap penting sebagai bagian dari identitas budaya dan komunikasi antaranggota masyarakat.Selain itu pembahasan pada penelitian ini menyajikan beberapa kendala dan solusi dalam mempertahankan bahasa daerah Ansus. Kendala-kendala tersebut meliputi kurangnya sosialisasi tentang bahasa, hubungan sosial yang kurang harmonis, pengaruh lingkungan sosial, dan pengaruh Bahasa Indonesia. Solusi yang diusulkan antara lain adalah meningkatkan sosialisasi tentang bahasa daerah dari keluarga dan pendidikan, membangun hubungan sosial yang baik, dan mempertahankan penggunaan bahasa daerah Ansus dalam interaksi sosial.
References
Arikunto Suhasimi, 2001, Prosedur Penelitian suatu pendekatan praktek Rineka Cipta Jakarta
Bungin Burham, 2007, Sosiologi Komunikasi, Kencana Predana Media Group Jakarta
Hadi Sutrisno, 2007, Statistik jilid 2, Andi Jogjakarta
Ibrahim Syukur ABD 1994, Panduan penelitian Etnografi Komunikasi, usaha nasional Surabaya Indonesia.
Ibrahim Tarik Jabal, 2003, Sosiologi Pedesaan, Universitas Muhammadiyah Malang.
Koentjaraningrat dkk, Irian Jaya membangun
Karin Rusli Muhammad, t.t, Seluk beluk Perubahan Sosial, usaha nasional Surabaya
Mokong J Lely, 2004, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Rosdakarya Remaja Bandung
Mansur Cholil m t.t, Sosiologi Masyarakat Kota dan Desa, Usaha Nasional Surabaya Indonesia
Novalinda, R., Keprila Prima, F., Mallisza, D., & Ambiyar, A. (2020). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Entrepreneurship dan Disiplin Belajar terhadap Hasil Belajar Manajemen Optik. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 18(2), 192-201.
Nasikin, 2006, Sistem Sosial Indonesia, Raja Grafindo Persada Jakarta
Nawawi Handari, 2001, Metode Penelitian Bidang Sosial, Gajah mada Universitas Pres Jogjakarta
Ratha Kutha Nyoman, 2003, Paradigma Sosiologi Sastra, Pustaka Pelajar Jogjakarta
Soekanto Soerjono, 2004, Sosiologi Suatu Pengantar, Rajawali Pers Jakarta.
Surahmad Winarno, 1980, Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar dan Metode dan Teknik, Tarsito Bandung
Surya Barata Sumadi, 2003, metodologi Penelitian, rajagrafindo Jakarta
Suseno Magnis Franz, 2001, Kuasa dan Moral, Gramedia Pustaka Jakarta


















