https://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/issue/feedJournal of Social and Economics Research2026-06-14T21:16:50+00:00Danyl Malliszadanylmallisza2483@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><strong>JSER: Journal of Social and Economics Research </strong>is aim to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of Scientech Research. All articles published in JSER go through the stages of the scientific process of journal articles and have been reviewed by the Reviewer Board. JSER is published twice a year, in June and December. This journal focuses on the main problems in the scientech of the research development areas as follows:</p> <ol> <li class="show">Social and Politics,</li> <li class="show">Language,</li> <li class="show">Management and Accounting,</li> <li class="show">Tourism,</li> <li class="show">Educational Sciences, and</li> <li class="show">Language and Literature.</li> <li class="show">Islamic Economics</li> </ol> <p>The first Journal of Social and Economics Research was recorded and online in 2019 with management in collaboration with <strong>GoAcademica Consulting, Research & Publishing.</strong></p> <p><strong>JSER: Journal of Social and Economics Research</strong> is accredited nationally by <strong>SINTA with a ranking of 6</strong>, starting from <strong>Vol. 2 No. 2 in 2020</strong> to <strong>Vol. 5 No. 4 in 2024</strong>, based on the <em>Decree of the Director General of Higher Education, Research, and Technology</em>, <strong>Number: 0187/E5.3/HM.01.00/2023</strong>, Date: <strong>12 March 2023</strong>, Subject: Notification of Accreditation Results for Scientific Journals Period II in 2022. It is stated that the<strong> JSER: Journal of Social and Economics Research</strong> has been nationally accredited by SINTA with a ranking of 6, starting from <strong>Vol. 2 No. 2 in 2020</strong> to <strong>Vol. 5 No. 4 in 2024</strong>.</p> <p>CLICK <strong>here</strong> to see the <em>SINTA Accreditation Letter,</em><br>CLICK <a href="https://drive.google.com/file/d/1PZMswahjuDrvuJa1pUXIsUT9133C48xr/view?usp=sharing"><strong>here</strong></a> to <em>DOWNLOAD the SINTA certificate</em>.</p>https://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1272FENG SHUI SEBAGAI EKOTEOLOGI PRAGMATIS: SEBUAH KAJIAN ATAS PEMIKIRAN OLE BRUUN DAN RELEVANSINYA DALAM PRAKTIK BISNIS DI INDONESIA2026-06-14T21:16:50+00:00Roberto Arieza Martin Purbarobertopurba.jurnal@gmail.comMuhtar Solihinabc@gmail.comMunirabc@gmail.com<p>Makalah ini mengkaji konsep feng shui dari perspektif Ole Bruun, dengan fokus pada fungsi kosmologis dan perannya dalam persaingan sosial dan ekonomi. Studi ini kemudian dikontekstualisasikan dalam praktik bisnis kontemporer melalui studi kasus keluarga Salim, konglomerat Indonesia yang dikenal karena menerapkan feng shui sebagai pertimbangan strategis dalam bisnis mereka. Feng shui adalah tradisi perencanaan spasial berdasarkan pemahaman kosmik, spiritual, dan ekologis dalam budaya Tiongkok. Dalam wacana global, feng shui telah bertransformasi menjadi praktik yang menyertai keputusan bisnis, desain arsitektur, dan perencanaan kota modern. Di Indonesia, praktik ini telah menjadi bagian dari dinamika ekonomi diaspora Tionghoa, yang terlihat pada tokoh-tokoh seperti keluarga Salim. Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan Ole Bruun tentang feng shui dan menilai relevansinya dalam praktik ekonomi modern Indonesia. Melalui analisis kritis, makalah ini menilai sejauh mana teori Bruun dapat menjelaskan keberhasilan ekonomi modern yang memasukkan feng shui ke dalam praktik pengambilan keputusan. Studi ini menyimpulkan bahwa feng shui ada sebagai ekoteologi pragmatis yang memainkan peran penting sebagai modal budaya dan legitimasi sosial dalam kegiatan bisnis, tetapi bukan sebagai satu-satunya penentu hasil ekonomi.</p>2026-01-17T06:48:08+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1318PENERAPAN LINEAR PROGRAMMING DAN SIMULASI MONTE CARLO DALAM PERENCANAAN PRODUKSI ES JERUK2026-02-02T15:08:58+00:00Nadia Wangsa Kusumadiningratnadiawangsa69892@gmail.comIvonne Ayeshadrivonneayesha@gmaii.comSiti Kamila Nurhasanahdrivonneayesha@gmaii.comNadila Nurazizahdrivonneayesha@gmaii.comAmanda Helinkikadrivonneayesha@gmaii.comAmanda Helinkikadrivonneayesha@gmaii.comRafli Rasyidindrivonneayesha@gmaii.comDendi Nur Fadilahdrivonneayesha@gmaii.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan produksi pada UMKM Es Jeruk Peras Pandi dengan mempertimbangkan keterbatasan bahan baku dan kapasitas produksi harian, menggunakan metode Linear Programming (LP) dan Simulasi Monte Carlo. Model LP digunakan untuk menentukan kombinasi produksi optimal secara matematis, sedangkan Simulasi Monte Carlo mengakomodasi ketidakpastian permintaan harian agar hasil lebih realistis. Hasil optimasi deterministik menunjukkan bahwa Es Lemon memberikan laba tertinggi per unit, dengan potensi laba maksimum Rp 714.600 per hari. Simulasi Monte Carlo menunjukkan rata-rata laba kotor harian Rp 401.500 dengan variasi moderat, sesuai kondisi operasional UMKM. Analisis sensitivitas menegaskan bahwa ketersediaan bahan baku jeruk merupakan faktor kritis yang memengaruhi stabilitas solusi optimal. Integrasi metode LP, analisis sensitivitas, dan Simulasi Monte Carlo menyediakan dasar pengambilan keputusan yang lebih adaptif dan aplikatif bagi pelaku UMKM dalam menghadapi keterbatasan sumber daya serta ketidakpastian pasar.</p>2026-02-01T16:17:46+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1331PENERAPAN LINEAR PROGRAMMING DAN PERT/CPM DALAM OPTIMALISASI PRODUKSI MINUMAN PADA UMKM DUNIA STRAWBERRY2026-02-09T19:21:39+00:00Hanifa Aulianadiawangsak@gmail.comIvonne Ayeshadrivonneayesha@gmaii.comPina Nuraenipinanuraeni90@gmail.comKarmelia Rafensky Pnadiawangsak@gmail.comAzmi Aufal Mnadiawangsak@gmail.comWanda Arunianadiawangsak@gmail.comFahdah Athifahnadiawangsak@gmail.comAldi Misbahul Mnadiawangsak@gmail.com<p>Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang minuman menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya produksi yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah produksi optimal pada usaha minuman Dunia Strawberry dengan menggunakan metode Linear Programming serta menganalisis alur waktu produksi menggunakan metode PERT/CPM. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner langsung kepada pemilik usaha. Model pemrograman linier diselesaikan menggunakan metode Simpleks dengan fungsi tujuan memaksimalkan keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi optimal dicapai dengan memproduksi 60 cup ukuran besar per hari dengan keuntungan maksimum sebesar Rp1.320.000 per hari. Analisis PERT/CPM menunjukkan bahwa seluruh aktivitas produksi berada pada jalur kritis dengan total waktu penyelesaian 16,19 menit. Hasil ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi produksi dan pengambilan keputusan operasional.</p>2026-02-05T17:06:08+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1322ANALISIS EFISIENSI OPERASIONAL AMM BURGER & COFFEE MELALUI PENDEKATAN LINEAR PROGRAMMING DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY2026-02-11T19:21:57+00:00Maryo Putra Rahayumaryoputrarahayu@gmaiil.comAgisni Alawiyahagisni.alw@gmail.comArsyla Az-Zahraazzahraarsyla42@gmail.comFahra Awalia Zahrafahraawaliazahra6@gmail.comFebi Tivani Amelia Putrifebitivani@gmail.comSaddam Fachri Alfarezisadamfachrie1907@gmail.comSyahnaz Rahamadhina Nurhidayatshahnaz.rahma11@gmail.comIvonne Ayeshadrivonneayesha@gmail.com<p><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta meningkatkan efisiensi operasional AMM Burger & Coffee melalui penerapan metode Riset Operasi, yaitu Linear Programming (LP) dan Economic Order Quantity (EOQ). Metode Linear Programming digunakan untuk menentukan kombinasi produksi minuman yang optimal guna memaksimalkan keuntungan harian dengan mempertimbangkan kendala waktu kerja barista, ketersediaan bahan baku, dan kapasitas peralatan. Sementara itu, metode EOQ diterapkan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang paling ekonomis agar total biaya persediaan, yang terdiri dari biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, dapat diminimalkan. Data penelitian diperoleh dari observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha, serta kuesioner yang dilakukan pada bulan November 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi produksi optimal dicapai dengan memfokuskan produksi pada menu Matcha sebanyak ±27 gelas per hari karena memberikan kontribusi keuntungan tertinggi dengan keterbatasan sumber daya yang ada. Penerapan metode LP dan EOQ terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta mendukung pengambilan keputusan manajerial pada UMKM AMM Burger & Coffee.</span></p>2026-02-10T15:36:27+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1346DINAMIKA DORONGAN PERILAKU MANUSIA: STUDI LITERATUR KOMPARATIF ANTARA KONSTRUK MOTIVASI DAN SINDROM PERILAKU APATIS 2026-06-04T21:04:54+00:00muhammad Bagas Putra Pratamabagasowsien@gmail.comNova Tri Wulan Wahyuningsihnovacantik2324@gmail.comRisma Anita Purianirismary@fkip.unsri.ac.id<table width="951"> <tbody> <tr> <td width="426"> <h3> </h3> <p>Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan dua konstruk utama yang berperan dalam dinamika dorongan perilaku manusia, yaitu motivasi dan sindrom perilaku apatis. Motivasi diposisikan sebagai kekuatan yang mendorong perilaku berorientasi tujuan dalam konteks pendidikan dan organisasi, dengan penekanan pada dimensi intrinsik dan ekstrinsik serta pengaruh faktor internal dan eksternal. Sebaliknya, perilaku apatis dianalisis sebagai kondisi menurunnya motivasi yang berdampak pada aspek perilaku, emosional, dan sosial, baik pada populasi klinis maupun non-klinis. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sebanyak 20 artikel ilmiah yang berasal dari jurnal nasional dan internasional, prosiding, serta repository resmi dianalisis menggunakan pendekatan tematik dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi dan perilaku apatis merepresentasikan dua kutub dalam satu spektrum dorongan perilaku, di mana rendahnya atau absennya motivasi berpotensi memunculkan kecenderungan apatis. Selain itu, kondisi lingkungan yang kurang mendukung dapat memperparah kedua fenomena tersebut. Implikasi praktis dari sintesis ini menegaskan pentingnya penerapan strategi peningkatan motivasi dalam konteks pendidikan dan organisasi, serta perlunya penggunaan pendekatan asesmen multidimensional dan intervensi yang terarah dalam konteks klinis. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendekatan psikologis, edukatif, dan klinis sebagai upaya untuk memahami dan mengelola dinamika dorongan perilaku manusia secara lebih komprehensif.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-02-18T15:54:16+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1257PARTISIPASI DIGITAL MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN TRADISI ABDA’U SEBAGAI PARIWISATA BERBASIS KOMUNITAS2026-04-04T20:14:13+00:00Ririn Dwi Iriyanti Tatuheyhayat@unisma.ac.idHayat Hayathayat@unisma.ac.idHirshi Anadzahayat@unisma.ac.id<h3 style="text-align: justify; line-height: normal;"><span lang="EN-US" style="font-size: 10.0pt;">This study aims to analyze community digital participation in preserving the Abda’u Tradition as community-based tourism in Tulehu Village, Central Maluku Regency. The research focuses on how local communities, particularly young people, utilize digital media to support cultural documentation, communication, promotion, and education while maintaining customary values and digital ethics. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Research informants include traditional leaders, the Abda’u Tradition organizing committee, village government representatives, and community members directly involved in the tradition. Data were analyzed thematically based on Digital Citizenship indicators, including digital access, digital communication, digital literacy, digital ethics, and digital rights and responsibilities. The findings indicate that community digital participation is participatory, collective, and selective, with youth serving as the main driving force. Digital media are used to disseminate information and document cultural activities while respecting customary norms, particularly in sacred ritual processes. However, challenges remain, including limited equipment, technical skills, and institutional support, which need to be addressed to optimize sustainable cultural preservation.</span></h3>2026-03-31T02:41:54+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1397DIFFERENCES IN SELF-ESTEEM IN ADOLESCENTS WITH INTACT AND BROKEN HOMES2026-04-08T20:17:04+00:00Chelsea Rizky ValentineChesearizkyvalentine@gmail.comAnnisa Nasywa Kalycanasywaannisa7@gmail.comRisma Anita Purianirismary@fkip.unsri.ac.id<p style="text-align: justify;">Self-esteem represents an individual’s evaluative judgment of personal worth and competence and constitutes a critical element in adolescent psychological development. Variations in family structure, particularly between intact and non-intact families, are assumed to influence the formation of adolescents’ self-esteem. This study aimed to examine differences in self-esteem levels among adolescents aged 11–19 years originating from these two family backgrounds using a quantitative approach with a comparative design. Participants were selected through purposive sampling, and data were collected using the Coopersmith Self-Esteem Inventory (CSEI). Comparative statistical analysis was applied to determine whether significant differences existed between groups. The findings indicated that adolescents from non-intact families tended to exhibit lower self-esteem than those from intact families, with disparities observed in perceived strengths, sense of importance, kindness, and abilities. These results suggest that family integrity contributes substantially to the development of adolescent self-esteem, underscoring the importance of familial and environmental support in enhancing self-confidence, particularly for adolescents from broken families.</p>2026-04-05T08:26:14+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1366PENGARUH PERATAAN LABA, STRUKTUR MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN2026-04-27T20:30:49+00:00Diah Tika Melanidiahtika20@gmail.comNaila Najihahnaila.najihah@unissula.ac.id<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menjelaskan pengaruh perataan laba, struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2023. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 26. Pemilihan sampel menggunakan metode <em>purposive sampling</em> yang menghasilkan sampel sebanyak 92 sampel perusahaan manufaktur. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari website resmi BEI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perataan laba dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan; dan (2) struktur modal berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan.</p>2026-04-17T00:00:24+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1418PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI BIG DATA TERHADAP EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PROSES AUDIT PADA PT TEKNOLOGI KARYA DIGITAL NUSA TBK2026-04-24T20:28:05+00:00Luvina Prayitnoluvinaprayitno0509@gmail.comSylvia Fettrysylvia.fettry@unpar.ac.id<p>Penerapan teknologi Big Data telah menjadi suatu hal yang mendasar dalam berbagai aspek bisnis modern, termasuk dalam konteks proses audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari penerapan teknologi Big Data terhadap efisiensi dan efektivitas proses audit di PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada auditor internal perusahaan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan mengggunakan teknik statistik dan dikaji dalam konteks teori-teori terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Big Data di PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk berdampak positif terhadap efisiensi dan efektivitas proses audit, dengan nilai persentase implementasi Big Data mencapai 80,98%. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan teknologi Big Data telah berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kinerja audit perusahaan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman terhadap pentingnya teknologi Big Data dalam meningkatkan kualitas proses audit di era digital ini. Sebagai saran, perusahaan dapat terus mengoptimalkan penerapan teknologi Big Data dan meningkatkan kapabilitas auditor dalam memanfaatkannya guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dan efisien.</p>2026-04-17T00:04:10+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1045STUDI FENOMENOLOGI TENTANG DINAMIKA HUBUNGAN KERJA DI KALANGAN KARYAWAN GEN Z DI PERUSAHAAN STARTUP2026-04-18T20:25:27+00:00Liliana Sagita Munirlilianaasagita022@gmail.comKomarun Zamankomarunzaman55@gmail.comNur Aini Anisanurainianisa.stiepemuda@gmail.com<p>Penelitian ini mengkaji dinamika hubungan kerja di antara karyawan generasi Z dalam lingkungan perusahaan startup. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola hubungan kerja yang terbentuk bersifat fleksibel, egaliter, dan kolaboratif. Faktor sosial budaya yang memengaruhi dinamika tersebut meliputi nilai kerja khas generasi Z, seperti orientasi pada work-life balance, kebutuhan akan pengakuan, serta dorongan untuk terus berkembang. Selain itu, karakteristik budaya kerja startup yang cenderung informal, dinamis, dan berbasis teknologi turut memperkuat pola interaksi dan kolaborasi di tempat kerja. Temuan ini memberikan gambaran mengenai bagaimana nilai generasi dan budaya organisasi berinteraksi dalam membentuk lingkungan kerja yang adaptif dan inovatif.</p>2026-04-17T03:22:01+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1441PEMAKNAAN YURIDIS PERJANJIAN KERJA LISAN SEBAGAI DASAR PENETAPAN PERJANJIAN KERJA WAKTU TIDAK TERTENTU (PKWTT)2026-04-30T20:31:59+00:00Aril Wahyu Pratama01053230036@student.uph.eduJessica Wirawan01053230002@student.uph.eduRichard Irwan01053230014@student.uph.eduSugeng Santoso PNsugeng.santoso@lecturer.uph.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan yuridis perjanjian kerja lisan sebagai dasar penetapan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) dalam sistem hukum ketenagakerjaan Indonesia, serta implikasi hukumnya terhadap perlindungan pekerja ketika terjadi pemutusan hubungan kerja. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum utama yang dianalisis meliputi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang., 2023, Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 Tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja Dan Waktu Istirahat, Dan Pemutusan Hubungan Kerja serta Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1045 K/Pdt.Sus-PHI/2016 dan Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung Nomor 199 PK/Pdt.Sus-PHI/2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian kerja lisan tetap sah menurut Pasal 51 ayat (1) Undang-Undang Ketenagakerjaan, namun karena PKWT wajib dibuat secara tertulis, maka hubungan kerja yang lahir dari perjanjian lisan pada prinsipnya harus dimaknai sebagai PKWTT. Ketiadaan kontrak tertulis atau surat pengangkatan tidak menghapus eksistensi hubungan kerja sepanjang unsur pekerjaan, upah, dan perintah terbukti secara nyata. Dalam konteks perselisihan, pendekatan hakim cenderung mengutamakan kebenaran materiil daripada formalitas administrasi. Dengan demikian, perjanjian kerja lisan memiliki kekuatan hukum sebagai dasar perlindungan pekerja tetap, serta menjadi landasan untuk menuntut hak-hak normatif apabila terjadi pemutusan hubungan kerja secara sepihak atau tidak sesuai prosedur.</p>2026-04-29T01:21:58+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1449LITERASI KEUANGAN SYARIAH GENERASI Z: STUDI TENTANG PEMAHAMAN DAN PENERAPAN DALAM INVESTASI SYARIAH2026-04-29T20:31:38+00:00Narapati Brilian Anorawiradhenano@icloud.com<p>Penelitian ini menginvestigasi pengaruh literasi keuangan syariah, pengaruh sosial media dan influencer, serta religiusitas terhadap keputusan investasi syariah pada Generasi Z di wilayah Jabodetabek. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (PLS-SEM) pada sampel purposive sebanyak 94 responden berusia 18-27 tahun yang aktif di sosial media, penelitian ini menguji hubungan kausal antar variabel melalui kuesioner berbasis skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh sosial media dan influencer memiliki dampak positif dan paling kuat terhadap keputusan investasi syariah (path coefficient 0.509, p-value = 0.000), diikuti oleh religiusitas yang juga berpengaruh positif (path coefficient 0.272, p-value = 0.000). Sebaliknya, literasi keuangan syariah tidak menunjukkan pengaruh langsung (path coefficient 0.151, p-value = 0.063), meskipun tetap berperan tidak langsung dalam meningkatkan kemampuan navigasi informasi digital. Model secara keseluruhan menjelaskan 60% variasi keputusan investasi (R² = 0.600), dengan pengaruh simultan variabel independen terkonfirmasi secara parsial. Temuan ini menekankan peran dominan ekosistem digital dan nilai religius dalam membentuk perilaku investasi Generasi Z, sambil menyoroti kebutuhan integrasi edukasi literasi syariah yang adaptif terhadap platform digital untuk meningkatkan kualitas keputusan etis dan berkelanjutan.</p>2026-04-29T01:33:50+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1409PENGARUH DISPLIN DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN2026-06-02T21:04:17+00:00Sri lestarisrilestari7764@yahoo.comNurlaela Eva Fuji Lestarisrilestari7764@yahoo.com<p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai PPATK sebnayak 80 Pegawai yang dijadikan responden penelitian dengan menggunkana skala rikert. Pengujian hipotesis menggunakan SPSS versi 26 for windows. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ialah uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji hipotesis, analisis regresi linear berganda dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil uji t, Disiplin (X1) memiliki kontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Berdasarkan hasil uji parsial (uji t), ditemukan bahwa tingkat kedisiplinan merupakan faktor determinan yang secara nyata meningkatkan efektivitas kerja pegawai. Hal ini diperkuat oleh nilai koefisien determinasi parsial ($R$ Square) sebesar 0,720 atau 72,0%. Pelatihan (X2) memberikan dampak positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Melalui analisis uji t, terbukti secara empiris bahwa pengembangan kapasitas melalui pelatihan berpengaruh signifikan dalam memacu produktivitas pegawai. Nilai koefisien determinasi parsial menunjukkan angka R Square sebesar 0,557 atau 55,7%. Disiplin dan pelatihan secara simultan berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Keeratan hubungan ini terkonfirmasi melalui nilai F hitung sebesar 106,713, yang melampaui ambang batas F tabel sebesar 3,115 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05).</p>2026-05-01T15:06:11+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1423ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT TERHADAP FITUR FACE RECOGNITION PADA BOARDING GATE PT KAI MENGGUNAKAN MODEL RoBERTa DAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM)2026-05-13T20:44:39+00:00Fyra Salsabila Sumantrifyrasalsa12@gmail.comMiftahul Jannahfyrasalsa12@gmail.com<p>Penerapan fitur <em>face recognition</em> pada proses <em>boarding gate</em> PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menimbulkan beragam tanggapan dari masyarakat, baik pada media sosial maupun pada ulasan aplikasi KAI <em>Access</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis sentimen masyarakat terhadap penerapan fitur <em>face recognition boarding gate</em> PT KAI berdasarkan data Twitter dan Google Play Store, menerapkan model RoBERTa untuk pelabelan data teks berbahasa Indonesia serta menguji kinerja algoritma <em>Support Vector Machine</em> (SVM) dalam mengklasifikasikan sentimen, dan menghasilkan visualisasi grafik terkait hasil sentimen. Data penelitian dari proses pengumpulan dua platform Twitter dan ulasan Google Play Store, menghasilkan data sebanyak 1.917 teks, yang kemudian dibagi menjadi 1.533 data latih dan 384 data uji pembagian 80:20. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, <em>preprocessing</em> teks, pelabelan otomatis menggunakan model RoBERTa, penyeimbangan kelas pada data latih, serta pelatihan dan pengujian model SVM. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model SVM mencapai akurasi sebesar 0,9219 atau sekitar 92%, yang menunjukkan performa klasifikasi sentimen positif, netral, dan negatif berjalan sangat baik.</p>2026-05-01T15:12:29+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1125TRADISI MALAM SATU SURO PADA MASYARAKAT DESA GIRI SAKO KECAMATAN LOGAS TANAH DARAT KABUPATEN KUANTAN SINGINGI2026-05-07T20:37:42+00:00Roni Feriantoroni.ferianto6356@student.unri.ac.idTeguh Widodoroni.ferianto6356@student.unri.ac.id<p>Tradisi Malam Satu Suro (Suroan) pada masyarakat Jawa perantauan di Desa Giri Sako merupakan tradisi yang masih dipertahankan di tengah perubahan sosial dan penguatan nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perubahan tradisi Suroan dari masa awal hingga sekarang, serta menganalisis upaya masyarakat dalam mempertahankannya dengan menggunakan perspektif Teori <em>Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons</em> (AGIL). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, berlokasi di Desa Giri Sako, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling, terdiri dari 4 informan utama dan 1 informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Suroan mengalami transformasi dari ritual bernuansa kejawen dengan sesaji, ngumbah gaman, dan peran dominan sesepuh desa, menjadi kenduri dan doa bersama yang dipimpin ustaz dengan penekanan pada nilai-nilai keislaman, namun tetap dipertahankan di simpang empat sebagai lokasi pelaksanaan. Upaya pelestarian tradisi tampak melalui praktik gotong royong dan rewang, konsistensi lokasi ritual, motivasi spiritual, kesadaran kolektif, pewarisan nilai budaya kepada generasi muda, serta pemaknaan Suroan sebagai identitas budaya Jawa di perantauan. Dalam perspektif AGIL, tradisi Suroan berfungsi sebagai mekanisme adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan pola budaya yang menopang kohesi sosial dan identitas masyarakat Jawa di Desa Giri Sako.</p>2026-05-01T15:22:57+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1424ANALISIS KUALITAS PELAYANAN SEKOLAH, CITRA SEKOLAH DAN WORD OF MOUTH TERHADAP MINAT CALON SISWA SERTA DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN MEMILIH SEKOLAH PADA SD SAINT JOHN BSD2026-05-06T20:36:33+00:00Yenniwatiyennicou@gmail.comSurya Budimandosen00464@unpam.ac.idNurmin Ariantodosen01118@unpam.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan sekolah terhadap, untuk mengetahui pengaruh citra sekolah terhadap keputusan, untuk mengetahui pengaruh <em>word of mouth</em> terhadap keputusan, untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan sekolah terhadap minat, untuk mengetahui pengaruh citra sekolah terhadap minat, untuk mengetahui pengaruh <em>word of mouth</em> terhadap minat, untuk mengetahui pengaruh minat calon terhadap siswa keputusan pemilihan sekolah SD Saint John BSD baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik deskriptif kuantitatif dan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik slovin sebanyak 247 responden. Rancangan analisis dan uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan olah data <em>Partial Least Square </em>(PLS). Hasil penelitian diperoleh bahwa secara langsung Kualitas Pelayanan Sekolah berpengaruh signifikan terhadap Keputusan, Citra Sekolah berpengaruh signifikan terhadap Keputusan, <em>Word Of Mouth</em> berpengaruh signifikan terhadap Keputusan, Kualitas Pelayanan Sekolah berpengaruh signifikan terhadap Minat, Citra Sekolah berpengaruh signifikan terhadap Minat, <em>Word Of Mouth</em> berpengaruh signifikan terhadap Minat, dan Minat berpengaruh signifikan terhadap Keputusan.</p>2026-05-05T23:33:21+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1434PENGARUH LITERASI KEUANGAN, MODAL MINIMAL DAN HERDING BEHAVIOR TERHADAP KEPUTUSAN INVESTOR PEMULA DALAM BERINVESTASI EMAS DI PEGADAIAN DIGITAL SERVICE (PDS)2026-05-13T20:44:21+00:00Luh Putu Mila Adriantimila@student.undiksha.ac.idGusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewiayurencana@undiksha.ac.idPutu Sukma Kurniawanputusukma@undiksha.ac.idNi Kadek Sinarwatinikadeksinarwati@undiksha.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, modal minimal, dan herding behavior terhadap keputusan investasi investor pemula dalam berinvestasi emas melalui aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara simultan hanya mampu menjelaskan sebesar 31,6% variasi keputusan investasi, sementara sisanya sebesar 68,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman keuangan investor pemula, khususnya generasi Z, maka semakin rasional keputusan investasi yang diambil. Sebaliknya, modal minimal tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi, sehingga besar kecilnya modal awal bukan merupakan faktor utama dalam menentukan keputusan berinvestasi. Sementara itu, herding behavior berpengaruh positif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa kecenderungan mengikuti perilaku mayoritas atau investor lain dapat meningkatkan kemungkinan seseorang dalam mengambil keputusan investasi yang sama. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis dan pengetahuan keuangan memiliki peran penting dalam menentukan perilaku investasi, dibandingkan dengan faktor modal awal.</p>2026-05-11T16:19:38+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1390PENGARUH VARIABEL MAKRO EKONOMI (INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH DAN BI RATE) TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-20232026-06-02T21:04:03+00:00Wahyu Budhi Trapsilowahyu.budhitrapsilo@gmail.comRia Rosalia Simangunsongdosen02511@unpam.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel makroekonomi yang terdiri dari inflasi, nilai tukar rupiah, dan <em>BI Rate</em> terhadap harga saham perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak EViews. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode <em>purposive sampling</em>, sehingga diperoleh 14 perusahaan pertambangan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai F-hitung sebesar 16,17328 > F-tabel 2,74 dan nilai signifikansi 0 < 0,05. Secara parsial, variabel inflasi berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai t-hitung 2,822413 > t-tabel 1,66827 dan signifikansi 0,0067 < 0,05. Variabel nilai tukar rupiah tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai t-hitung 1,264360 < t-tabel 1,66827 dan signifikansi 0,2116 > 0,05. Sementara itu, variabel <em>BI Rate</em> berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan nilai t-hitung 2,114379 > t-tabel 1,66827 dan signifikansi 0,0392 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,830004 menunjukkan bahwa ketiga variabel makro ekonomi mampu menjelaskan 83,0004% variasi harga saham, sedangkan sisanya 16,9996% dipengaruhi oleh faktor lain yang belum diteliti..</p>2026-05-19T22:49:15+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1496PENGARUH PERSEPSI HARGA, EFEKTIVITAS PROMOSI DAN CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP KEPUTUSAN TAMBAH DAYA LISTRIK PADA PROGRAM GEBYAR AWAL TAHUN 2026 DI PT PLN (PERSERO) ULP TANAH GROGOT2026-05-30T21:01:35+00:00Faisal Ibrahimibrahimfaisal37@gmail.comWidiyantoibrahimfaisal37@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Harga, Efektivitas Promosi, dan Customer Experience terhadap Keputusan Tambah Daya Listrik pada program Gebyar Awal Tahun 2026 di PT PLN (Persero) ULP Tanah Grogot. Perkembangan kebutuhan energi listrik dan digitalisasi layanan melalui PLN Mobile menjadi latar belakang utama penelitian ini untuk mengetahui faktor determinan dalam pengambilan keputusan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling melalui pendekatan purposive sampling. Data dikumpulkan dari 100 responden yang merupakan pelanggan aktif ULP Tanah Grogot menggunakan kuesioner berskala Likert. Teknik analisis data dengan bantuan perangkat lunak SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Persepsi Harga, Efektivitas Promosi, dan Customer Experience masing-masing berpengaruh positif terhadap Keputusan Tambah Daya. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga menunjukkan pengaruh positif yang kuat. Temuan menarik dalam penelitian ini adalah Customer Experience menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan, mengindikasikan bahwa kemudahan transaksi digital melalui aplikasi PLN Mobile merupakan pemicu utama pelanggan di Tanah Grogot untuk melakukan penambahan daya dibandingkan faktor harga dan promosi semata. Hasil penelitian ini merekomendasikan PLN untuk terus memperkuat ekosistem digital guna meningkatkan pertumbuhan komersial perusahaan.</p>2026-05-22T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1497PENGARUH HALAL AWARENESS, LOKASI DAN CITRA PRODUK TERHADAP PREFERENSI KONSUMEN STREET FOOD HALAL PADA GENERASI Z DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM2026-05-29T21:02:36+00:00Egi Sri Lestarieeng.efrianto@mail.uinfasbengkulu.ac.idEka Sri Wahyuniabc@gmail.comEeng Juli Efriantoabc@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh halal awareness, lokasi, dan citra produk terhadap preferensi konsumen Generasi Z pada street food halal di Kota Bengkulu dalam perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>Structural Equation Modeling–Partial Least Squares</em> (PLS-SEM). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa halal awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi konsumen Generasi Z (path coefficient = 0,535; T-statistics = 5,267; p-value = 0,000), serta merupakan variabel dengan pengaruh terbesar dalam model (f² = 0,397). Selanjutnya, lokasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi konsumen (<em>path coefficient</em> = 0,208; T-statistics = 2,567; p-value = 0,010), namun dengan kontribusi yang relatif kecil (f² = 0,049). Citra produk juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (path coefficient = 0,199; T-statistics = 2,848; p-value = 0,004), dengan efek yang tergolong kecil (f² = 0,070). Secara keseluruhan, model penelitian mampu menjelaskan 74,4% variasi preferensi konsumen (R² = 0,744), yang menunjukkan bahwa halal awareness, lokasi, dan citra produk secara simultan memiliki pengaruh yang kuat terhadap preferensi konsumen Generasi Z. Temuan ini menegaskan bahwa faktor religius merupakan determinan utama, yang didukung oleh kemudahan akses serta persepsi positif terhadap produk dalam membentuk preferensi konsumsi street food halal.</p>2026-05-23T06:03:30+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1460THE EFFECT OF SOCIAL MEDIA MARKETING ACTIVITIES ON BRAND EQUITY IN THE E-COMMERCE INDUSTRY IN INDONESIA2026-05-29T21:02:19+00:00Linda Waty022002201104@std.trisakti.ac.idSri Vandayuli Riorinisrivandayuli@trisakti.ac.idFadhil Rezky Ananda022002201089@std.trisakti.ac.id<p>This study examines the impact of Social Media Marketing Activities (SMMA) on consumer-based brand equity (CBBE) in the e-commerce industry in Indonesia. This topic is interesting because SMMA increases brand awareness and brand image for skincare products through creative content (Murdjaya & Faisal, 2025), and Shopee Live's strategy influences purchasing decisions for The Originote (Fernando et al., 2023). The main issue is how SMMA affects CBBE elements (brand awareness, perceived quality, brand association, brand loyalty) in Indonesian e-commerce. Research question: Does SMMA significantly influence CBBE in the Indonesian e-commerce industry? This study fills a gap because previous studies have focused more on customer satisfaction (Anas et al., 2023) or purchasing decisions via Shopee Live (Fernando et al., 2023; Hsieh et al., 2024), rather than CBBE specifically in Indonesian e-commerce. Demographic factors such as education are rarely moderated in this context. This is a quantitative study with a survey design targeting active social media e-commerce consumers in Indonesia. Primary data was collected from an online questionnaire using purposive sampling, with 300 respondents who are Shopee/Tokopedia users. Multiple linear regression analysis and moderation via SPSS. SMMA has a significant positive effect on CBBE, in line with increased awareness and image in skincare (Manohar et al., 2023; Pancić et al., 2023), as well as loyalty via engagement (Bhardwaj et al., 2023; Dogra et al., 2023). Shopee Live increases purchases (Fernando et al., 2023); demographics moderate the relationship. SMMA significantly builds CBBE in Indonesian e-commerce, so companies optimize interactive strategies for long-term loyalty.</p>2026-05-23T09:40:58+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1473PENGARUH AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA DANA BOS PADA CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH XI2026-05-29T21:02:02+00:00Endang Wariyantiendangwariyanti1@gmail.com<p>Penelitian bertujuan untuk melakukan Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi dan Pengelolaan Keuangant terhadap Kinerja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI. Variabel independen yang dinilai yakni akuntabilitas, transparansi dan pengelola keuangan, sedangkan Kinerja Dana Bos Pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI berfungsi sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional Populasi penelitian terdiri dari 101 guru, dengan sampel sebanyak 101 guru yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi), serta uji hipotesis dengan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi memiliki berpengaruh positif dan berkontribusi terhadap Kinerja Dana Bantuan Operasional Sekolah. Akuntabilitas tidak berpengaruh negatif terhadap Kinerja Dana Bantuan Operasional Sekolah, sedangkan Pengelolaan Keuangan berpengaruh positif dengan kontribusi terhadap Kinerja Dana Bantuan Ope rasional Sekolah. Secara simultan, transparansi, akuntabilitas, dan Pengelolaan Keuanengan berpengaruh terhadap Kirja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan Pengelolaan Keuangan dalam Kinerja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan disekolah.</p>2026-05-23T09:59:44+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1412PENGARUH FINANCIAL DISTRESS, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI2026-05-29T21:01:43+00:00Patiah Azahrapatiahazahra@gmail.comAnisapatiahazahra@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Manajerial, dan Ukuran Perusahaan terhadap Konservatisme Akuntansi pada perusahaan sektor infrastruktur periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel diperoleh sebanyak 60 data amatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Secara parsial, Financial Distress berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi, yang menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan memengaruhi penerapan prinsip konservatif dalam pelaporan keuangan. Kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi karena manajemen cenderung menjaga stabilitas laba dan penilaian kinerja. Sementara itu, ukuran perusahaan berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi, di mana perusahaan yang lebih besar cenderung menerapkan tingkat konservatisme yang lebih rendah untuk menghindari fluktuasi laba dan menjaga citra kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor keuangan dan karakteristik perusahaan berperan penting dalam menentukan kebijakan konservatisme akuntansi.</p>2026-05-24T22:49:50+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1498DEMOKRASI LOKAL DAN PARTISIPASI MASYARAKAT STUDI KASUS PENOLAKAN REKLAMASI TELUK JAKARTA2026-05-29T21:01:27+00:00Canda Della Agustia Disy2410413006@mahasiswa.upnvj.ac.idSalwa Adina Zafira2410413019@mahaiswa.upnvj.ac.idChayara Alima Rameyza Elya2410413020@mahasiswa.upnvj.ac.idPutri Salsadila2410413036@mahasiswa.upnvj.ac.idRidwan Ridwanridwan.fisip@upnvj.ac.idMaisarah Mitra Adrian25069030@upnvj.ac.id<p style="text-align: justify;">Penelitian ini membahas demokrasi lokal dan partisipasi masyarakat dalam penolakan reklamasi Teluk Jakarta sebagai studi kasus konflik kebijakan publik di Indonesia. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan demokrasi lokal, bentuk partisipasi dan mobilisasi masyarakat, serta relasi kekuasaan antara negara, pasar, dan masyarakat dalam kebijakan reklamasi Teluk Jakarta. Penelitian ini menggunakan teori demokrasi lokal Andrew Heywood, teori gerakan sosial Sidney Tarrow, serta perspektif relasi kuasa dan kapitalisme David Harvey. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, studi literatur digital, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demokrasi lokal dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta belum berjalan secara partisipatif dan inklusif karena proses pengambilan kebijakan masih didominasi oleh kepentingan pemerintah dan investor. Partisipasi masyarakat dilakukan melalui demonstrasi, advokasi hukum, kampanye publik, dan gerakan sosial yang dimobilisasi oleh organisasi masyarakat sipil seperti KSTJ, KIARA, WALHI, LBH Jakarta, dan KNTI. Meskipun gerakan masyarakat berhasil meningkatkan perhatian publik terhadap dampak reklamasi, pengaruhnya terhadap perubahan kebijakan masih terbatas akibat ketimpangan relasi kuasa antara negara, pasar, dan masyarakat.</p>2026-05-24T23:09:32+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1465FENOMENA MULTIPLE ACCOUNT INSTAGRAM PADA MAHASISWA HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KOMUNIKASI DIGITAL2026-05-26T20:54:53+00:00Ulima Larisalarisa.ulima@gmail.comQueendira Zedi Paradilaqueendira.zedi.paradila19@gmail.comSrikandi Nabila Rahmanisrikandinabilarahmani@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena penggunaan <em>multiple account</em> di media sosial Instagram pada mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital Universitas Negeri Jakarta angkatan 2024. Sebagai generasi <em>digital native</em>, mahasiswa cenderung melakukan segmentasi audiens untuk memisahkan representasi diri secara profesional dan personal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur terhadap enam informan yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta dikorelasikan dengan teori Johari Window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa memiliki empat akun Instagram dengan fungsi yang berbeda. Akun pertama digunakan sebagai tempat <em>personal branding</em> (<em>open area</em>), akun kedua dan ketiga digunakan sebagai tempat ekspresi diri yang lebih personal (<em>hidden area</em>), serta akun tambahan lainnya sebagai arsip atau kebutuhan lain. Temuan mengungkapkan adanya pola hubungan terbalik antara jumlah pengikut dan tingkat kepercayaan, di mana semakin sedikit pengikut di suatu akun, semakin tinggi tingkat keterbukaan diri pemilik akun. Meskipun menampilkan sisi diri yang berbeda di tiap akun, mahasiswa tetap memaknai representasi tersebut sebagai bagian dari identitas asli mereka yang disesuaikan dengan konteks audiens digital.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena penggunaan <em>multiple account</em> di media sosial Instagram pada mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital Universitas Negeri Jakarta angkatan 2024. Sebagai generasi <em>digital native</em>, mahasiswa cenderung melakukan segmentasi audiens untuk memisahkan representasi diri secara profesional dan personal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur terhadap enam informan yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta dikorelasikan dengan teori Johari Window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa memiliki empat akun Instagram dengan fungsi yang berbeda. Akun pertama digunakan sebagai tempat <em>personal branding</em> (<em>open area</em>), akun kedua dan ketiga digunakan sebagai tempat ekspresi diri yang lebih personal (<em>hidden area</em>), serta akun tambahan lainnya sebagai arsip atau kebutuhan lain. Temuan mengungkapkan adanya pola hubungan terbalik antara jumlah pengikut dan tingkat kepercayaan, di mana semakin sedikit pengikut di suatu akun, semakin tinggi tingkat keterbukaan diri pemilik akun. Meskipun menampilkan sisi diri yang berbeda di tiap akun, mahasiswa tetap memaknai representasi tersebut sebagai bagian dari identitas asli mereka yang disesuaikan dengan konteks audiens digital.</p>2026-05-26T14:22:33+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1486ARTIST IMAGE AS A POLITICAL TOOL IN THE PAN ELECTORAL STRATEGY FOR THE 2024 ELECTIONS: A CASE STUDY OF UYA KUYA2026-05-31T21:02:54+00:00Vallerian Antaresa2410413011@mahasiswa.upnvj.ac.idAhmad Zaidan Zidna Fann2410413038@mahasiswa.upnvj.ac.idAlexza Courientdya Nugroho Putrie2410413191@mahasiswa.upnvj.ac.idChayara Alima2410413020@mahasiswa.upnvj.ac.idDavid Jonathan2410413199@mahasiswa.upnvj.ac.idGabriella Priscilla Napitupulu2410413173@mahasiswa.upnvj.ac.idKhanza Azzahwa2410413007@mahasiswa.upnvj.ac.idMuhammad Putra Tyanto2410413179@mahasiswa.upnvj.ac.idAbdul Ghofurabdulghofur@upnvj.ac.id<p><em>This study aims to analyze how Uya Kuya’s personal branding strategy was integrated into the National Mandate Party’s (PAN) political marketing strategy during the 2024 election campaign and to explain the impact of utilizing public figures on PAN’s vote share. This study employs Brian McNair’s (2011) Political Communication Theory and Cross, Katz, and Pruysers’ (2018) Political Personalization Theory. The methodology used is descriptive qualitative research with a postpositivist approach. Data were obtained through a documentary study of online news, official party documents, social media content, General Election Commission (KPU) data, and prior research. The results indicate that PAN integrated Uya Kuya’s popularity, digital follower base, and advocacy track record into its political marketing strategy through sonic branding, audiovisual campaigns, social media, and face-to-face campaigns. This strategy successfully converted the celebrity’s symbolic capital into significant electoral support, as evidenced by Uya Kuya’s 81,463 votes in the DKI Jakarta II electoral district and his contribution to the increase in PAN’s national vote share from 6.84 percent in the 2019 election to 7.23 percent in the 2024 election. This study concludes that the image of an artist functions as an effective political instrument in boosting a party’s electability through political personalization and integrated political communication.</em></p>2026-05-31T01:50:43+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1429STRATEGI UMKM KULINER DALAM APLIKASI TIKTOK SHOP PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PACKAGING TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN GENERASI Z2026-05-31T21:02:39+00:00Kiemas Rafli Wirandrakiemas.wirandra@students.paramadina.ac.idKenita Putrikenita.putri@paramadina.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan packaging terhadap kepuasan pelanggan pada UMKM kuliner yang beroperasi melalui platform TikTok Shop. Penelitian menggunakan desain eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 100 responden yang pernah bertransaksi di TikTok Shop dan memenuhi kriteria penelitian. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang diadaptasi dari studi terdahulu, mengukur variabel kualitas produk, packaging, dan kepuasan pelanggan dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui IBM SPSS versi 29.0, didahului oleh uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar item instrumen valid dan reliabel. Uji asumsi klasik terpenuhi, sehingga model regresi layak digunakan. Analisis regresi menunjukkan bahwa baik kualitas produk maupun packaging berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan secara parsial. Packaging memiliki pengaruh lebih dominan (koefisien β = 0,417) dibandingkan kualitas produk (koefisien β = 0,230). Uji simultan (F-test) menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan (F = 101,279, p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 67,6% (R² = 0,676). Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya kualitas produk dan packaging sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan pelanggan UMKM kuliner di TikTok Shop. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM untuk menyeimbangkan antara nilai fungsional produk dan nilai visual/emosional packaging dalam strategi pemasaran digital mereka.</p>2026-05-31T15:25:06+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1430REWARD, KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, PELATIHAN: STRATEGI MSDM DALAM MENINGKATKAN PERILAKU INOVATIF PADA GENERASI Z2026-05-31T21:02:25+00:00Alfira Amanda Syifaalfira.syifa@students.paramadina.ac.idKenita Putrikenita.putri@paramadina.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh <em>reward</em>, kepemimpinan transformasional, dan pelatihan sebagai strategi SDM dalam meningkatkan perilaku inovatif di kalangan karyawan Generasi Z. Penelitian ini menargetkan pekerja Generasi Z (usia 18-28 tahun) yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang berlokasi di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat, Indonesia, dengan sampel sebanyak 111 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin untuk mengukur variabel independen seperti penghargaan, kepemimpinan transformasional, dan pelatihan serta variabel dependen, perilaku inovatif. Analisis data dilakukan dengan SPSS versi 26, meliputi uji validitas (korelasi Pearson), reliabilitas (Alpha Cronbach >0,926), normalitas (Monte Carlo sig. 0,181), multikolinearitas (VIF <10), serta regresi linier berganda, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional (sig. 0,038) dan pelatihan (sig. 0,000) secara signifikan memengaruhi perilaku inovatif secara individual, sedangkan penghargaan tidak menunjukkan signifikansi parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh gabungan yang substansial (uji F signifikansi 0,000), yang menjelaskan 22,3% varians dalam perilaku inovatif (R² yang disesuaikan 0,223). Hasil ini menegaskan peran penting kepemimpinan transformasional dan pelatihan terstruktur dalam menumbuhkan inovasi di kalangan Generasi Z yang melek teknologi, sejalan dengan penelitian sebelumnya seperti Rosmayati et. al. (2021).</p>2026-05-31T15:31:32+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1431PENGARUH KUALITAS LAYANAN, FASILITAS, DAN HARGA TERHADAP LOYALITAS PENYEWA KOS DI KAWASAN INDUSTRI CIKARANG2026-05-31T21:02:09+00:00Ryno Antonio Gultomryno.antonio@students.paramadina.ac.idKenita Putrikenita.putri@paramadina.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, fasilitas, dan harga terhadap loyalitas penyewa kos di kawasan industri Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan secara online kepada 100 responden yang merupakan penyewa kos aktif minimal tiga bulan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen penelitian telah memenuhi kriteria valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,804. Berdasarkan uji asumsi klasik, model regresi dinyatakan layak digunakan meskipun data tidak berdistribusi normal, namun tidak ditemukan adanya multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas penyewa, sedangkan kualitas layanan dan fasilitas tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas penyewa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,533 menunjukkan bahwa 53,3% variasi loyalitas penyewa dapat dijelaskan oleh kualitas layanan, fasilitas, dan harga, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa harga merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi loyalitas penyewa kos di kawasan industri Cikarang.</p>2026-05-31T16:06:18+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1451KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI MENDUKUNG TRANSFORMASI CEPAT LAYANAN MEDIS DAN MENDORONG EKONOMI BERKELANJUTAN2026-05-31T21:03:10+00:00A. M. Alief Akbarakbaraa23a@student.unhas.ac.idMuh. Tsaqif Hafidztsqf.hx@gmail.comArifah Amaliah Puteri240304501088@student.unm.ac.id<p>Kemajuan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan dalam sektor layanan medis, khususnya melalui digitalisasi sistem kesehatan yang meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi informasi dalam transformasi layanan medis serta implikasinya terhadap ekonomi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan pada periode 2018–2025. Data dikumpulkan dari jurnal internasional, laporan lembaga, dan publikasi akademik, kemudian dianalisis menggunakan teknik <em>content analysis</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi seperti telemedicine, kecerdasan buatan (AI), <em>big data</em>, dan Internet of Things (IoT) mampu meningkatkan akurasi diagnosis, mempercepat proses pelayanan, serta memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil. Selain itu, digitalisasi layanan kesehatan berkontribusi terhadap efisiensi biaya operasional, peningkatan produktivitas tenaga kerja, serta mendorong pertumbuhan industri berbasis teknologi kesehatan. Namun, implementasi teknologi masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, keamanan data, dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem digital untuk mengoptimalkan manfaat teknologi informasi dalam sektor kesehatan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi informasi tidak hanya meningkatkan kualitas layanan medis, tetapi juga berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.</p>2026-05-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1442PERANCANGAN FLOWCHART PENERIMAAN PENDAPATAN PADA PT Z2026-05-31T21:01:55+00:00Afrizal Rizky Prabowoafrizkyprabowo@gmail.comAyu Chairina Laksmiayucl@uii.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang flowchart penerimaan pendapatan pada PT Z berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian. Mekanisme penerimaan pendapatan perusahaan berasal dari dua jalur utama, yaitu melalui platform marketplace (Etsy) dan website perusahaan dengan perantara PayPal, di mana dana terlebih dahulu ditampung oleh pihak ketiga sebelum diterima dan diverifikasi oleh bagian administrasi. Permasalahan yang ditemukan menunjukkan bahwa sistem yang berjalan belum terdokumentasi secara sistematis, dengan proses pencatatan yang masih dilakukan secara manual sebelum diinput ke dalam perangkat lunak akuntansi. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahan klasifikasi akun, keterlambatan pencatatan, serta ketidaksesuaian antara bukti transaksi dan laporan keuangan. Selain itu, ketergantungan pada pihak ketiga dan adanya jeda waktu pencairan dana menjadi tantangan dalam pengakuan pendapatan yang tepat. Oleh karena itu, perancangan flowchart penerimaan pendapatan dilakukan untuk memberikan gambaran alur kerja yang jelas dan terstruktur, mulai dari transaksi hingga pencatatan keuangan. Hasil perancangan ini diharapkan dapat menjadi alat dokumentasi prosedur, meningkatkan pengendalian internal, memperjelas pembagian tugas, serta meminimalkan risiko kesalahan pencatatan, sehingga proses penerimaan pendapatan di PT Z menjadi lebih efektif dan terkontrol.</p>2026-05-31T17:22:56+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1505MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KHALIFAH FIL ARDH DI SPMAA: INTEGRASI EKOLOGI ISLAM DAN KEMANDIRIAN EKONOMI SEBAGAI FONDASI PERADABAN BERKELANJUTAN2026-06-01T21:02:24+00:00Thooriq Nur HidayatThooriq8@gmail.comNaufal Nadhif Hibatullah naufalnadhifhibatullah@gmail.com<p>This research aims to analyze the Khalifah fil Ardh-based education model at SPMAA Lamongan Islamic Boarding School as an integrative solution to the ecological crisis and economic dependence of Islamic educational institutions. Utilizing a qualitative method with a case study approach, data were collected through participatory observation and in-depth interviews with practitioners. The results show that SPMAA has successfully translated the theology of vicegerency (khalifah) into concrete managerial practices through three main instruments: 1) Spiritual HR management based on the Tenaga Penyayang Umat (TPU) philosophy and the Pegawai Gaji Akherat (PGA) work ethos, which creates extreme operational efficiency; 2) Radical financial independence through a "no proposal" policy that maintains institutional integrity; and 3) The implementation of Ecopesantren through a circular organic farming system that builds food sovereignty. This study concludes that the integration of ritual piety with ecological-economic piety is the key to creating a sustainable Islamic civilization. This model offers a new paradigm for Islamic education to return to its roots of independence in facing global crisis challenges.</p> <p> </p>2026-06-01T07:10:54+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1483ANALISIS NILAI TAMBAH GULA SEMUT HPR DENGAN METODE HAYAMI DI DESA RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU 2026-06-01T21:02:06+00:00Jessy Febri Herinajessy.febri2356@student.unri.ac.idAdelia Khairi Fadillahadelia.khairi4973@student.unri.ac.idAlya Refina Putrialya.refina4960@student.unri.ac.idKharmelia Putrialya.refina4960@student.unri.ac.idOpriyanti Zepanya Manurungopriyanti.zepanya3208@student.unri.ac.idTaryono Taryonotaryono@lecturer.unri.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah usaha gula semut berbasis Hutan Produksi Rakyat (HPR) di Desa Rambah, Kabupaten Rokan Hulu menggunakan Metode Hayami. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 dengan objek penelitian berupa usaha pengolahan nira aren menjadi gula semut. Data yang digunakan terdiri atas data primer melalui wawancara dan data sekunder dari berbagai literatur terkait. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Hayami untuk mengetahui besarnya nilai tambah, pendapatan, keuntungan, serta distribusi faktor produksi dalam usaha gula semut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan 200 liter nira menghasilkan 24 kg gula semut dengan faktor konversi sebesar 0,12. Nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp1.550 per liter dengan rasio nilai tambah mencapai 51,67% sehingga tergolong tinggi. Keuntungan usaha sebesar Rp350 per liter dengan tingkat keuntungan 11,67%. Sebagian besar nilai tambah dialokasikan untuk tenaga kerja sebesar 77,42%, sehingga usaha ini tergolong padat karya dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan. Secara keseluruhan, usaha gula semut berbasis HPR memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai agroindustri pedesaan berkelanjutan.</p>2026-06-01T08:34:39+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1495ANALISIS EKONOMI KELEMBAGAAN TERHADAP ALIH FUNGSI TROTOAR OLEH PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA JAKARTA2026-06-02T21:03:48+00:00Opriyanti Zepanya Manurungopriyanti.zepanya3208@student.unri.ac.idAdelia Khairi Fadillahadelia.khairi4973@student.unri.ac.idAlya Refina Putrialya.refina4960@student.unri.ac.idJessy Febri Herinajessy.febri2356@student.unri.ac.idKharmelia Putrikharmelia.putri1080@student.unri.ac.idTaryono Taryonotaryono@lecturer.unri.ac.id<p>Alih fungsi trotoar oleh pedagang kaki lima (PKL) di Jakarta<br>merupakan permasalahan tata ruang yang kompleks dan<br>mencerminkan kegagalan kelembagaan dalam pengelolaan ruang<br>publik perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif<br>dengan desain studi kasus dan analisis deskriptif berbasis data<br>sekunder untuk mengkaji fenomena tersebut melalui perspektif<br>ekonomi kelembagaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingginya<br>kepadatan penduduk Jakarta mencapai 16.165 jiwa/km² pada 2024<br>mendorong meluasnya aktivitas PKL di trotoar sebagai respons<br>terhadap terbatasnya akses ke sektor formal. Secara kelembagaan,<br>terdapat benturan antara regulasi formal (Perda DKI Jakarta No. 8<br>Tahun 2007) dengan praktik informal yang justru lebih ditaati PKL,<br>ditandai oleh fakta bahwa hampir 90% trotoar Jakarta masih<br>digunakan untuk parkir liar dan perdagangan informal. Lemahnya<br>penegakan aturan, tingginya enforcement cost, kebijakan relokasi<br>yang tidak strategis, serta kuatnya jaringan institusi informal<br>menyebabkan terjadinya institutional failure. Dalam kerangka<br>Douglass North, aturan formal gagal efektif karena tidak selaras<br>dengan struktur insentif dan informal constraints yang berlaku di<br>masyarakat. Diperlukan reformasi kebijakan yang bersifat<br>partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi<br>sektor informal.</p>2026-06-02T16:04:41+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1466PERBANDINGAN PEMBIAYAAN KUR KONVENSIONAL DAN KUR SYARIAH PADA BRI KC PANAKKUKANG DAN BSI KCP MAKASSAR VETERAN2026-06-04T21:04:18+00:00Firmansyahfisubelscoc@gmail.comMuhammad Nasri Katmanmuh.nasri@uin-alauddin.ac.idMuslihatimuslihati.muslihati@uin-alauddin.ac.id<p>Perkembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia sangat bergantung pada dukungan perbankan, salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pemerintah menyalurkan KUR melalui bank konvensional dan bank syariah, yang masing-masing memiliki prinsip operasional yang berbeda. Namun, di lapangan masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan mendasar antara pembiayaan KUR konvensional dan KUR syariah. Hal inilah yang menjadi latar belakang penelitian ini, dengan fokus pada perbandingan pembiayaan KUR di Bank Rakyat Indonesia (BRI) KC Panakkukang dan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Veteran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dalam prosedur pengajuan, pelaksanaan akad, serta sistem perhitungan bunga dan margin pada kedua jenis pembiayaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BRI menggunakan sistem bunga tetap dengan prosedur pencairan yang lebih cepat dan sederhana. Sebaliknya, BSI menerapkan akad Murabahah bil Wakalah dengan margin keuntungan tetap dan proses yang lebih panjang karena mempertimbangkan aspek kehalalan usaha sesuai prinsip syariah yang berdasarkan prinsip jual beli dan bebas dari unsur riba. Meskipun nominal cicilan tidak jauh berbeda, pendekatan hukum dan nilai dasar dari kedua jenis pembiayaan ini sangat kontras. Bank syariah lebih menekankan transparansi akad dan edukasi kepada nasabah mengenai prinsip syariah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perbedaan pembiayaan berbasis konvensional dan syariah.</p>2026-06-04T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1485PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN PADA KOPERASI KONSUMEN UPK LEUWISARI TASIKMALAYA2026-06-05T21:05:01+00:00Ivani Hilma Noera'Eniivanihilma20@gmail.comRaisa Hillia Aini Syifaraisa.hillia2019@uncip.ac.id<p style="text-align: justify;">Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana lingkungan kerja dan kompensasi mempengaruhi keinginan pekerja untuk melakukan turnover pada Koperasi Konsumen UPK Leuwisari. Data dari total 30 karyawan dikumpulkan dengan teknik sampel jenuh menggunakan desain penelitian kuantitatif asosiatif. Menurut hasil Uji regresi linear berganda dengan program SPSS26, kompensasi memiliki korelasi negatif yang signifikan dan signifikan terhadap keinginan karyawan untuk keluar. Sebaliknya, kecenderungan ini tampaknya tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berkaitan dengan lingkungan kerja. Tetapi secara keseluruhan, keduanya terbukti mempengaruhi dinamika keinginan untuk beralih. Kebijakan kompensasi adalah faktor paling penting dalam menentukan apakah karyawan akan tetap di Koperasi Konsumen UPK Leuwisari. Ini ditunjukkan oleh nilai R Square sebesar 0,965.</p>2026-06-05T16:32:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1509THE EFFECT OF PLAYING METHODS ON INCREASING PENCAK SILAT CRESCENT KICK SPEED IN FIFTH-GRADE STUDENTS AT MI MUHAMMADIYAH MUNTUKDAWUNG2026-06-10T21:12:35+00:00Aan Ashaddin Anharaancomsel3a@gmail.comAhmad Syarifaancomsel3a@gmail.com<p style="text-align: justify;">This study aims to determine the effect of playing methods on increasing the speed of sickle kicks in student learning at school. The study used a quantitative approach with a one-group pretest-posttest experiment design. The population and sample of the study amounted to 44 students selected using a total sampling technique. The instrument used was a sickle kick speed test to a punching bag target within 10 seconds. Data analysis was carried out through normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using paired sample t-tests. The results showed that the playing method had a significant effect on increasing the speed of sickle kicks in grade V students of MI MUTU Rowokele. This increase was seen from changes in test results which were initially dominated by the sufficient, less, and very less categories, then increased to be dominated by the good and very good categories after being given treatment. The results of the hypothesis test showed a significance value of p <0.005, which indicated a significant difference. These findings indicate that the application of the playing method can be an effective learning alternative to improve students' motor skills.</p>2026-06-09T12:12:00+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1513PENYALAHGUNAAN KEKUASAAN DALAM PENGADAAN PROYEK PEMERINTAH: ANALISIS KASUS KORUPSI DAN PENCUCIAN UANG BUPATI PEKALONGAN 2026-06-10T21:12:21+00:00Kharmelia Putrikharmeliaputri@gmail.comAdelia Khairi Fadillahadelia.khairi4973@student.unri.ac.idAlya Refina Putrialya.refina4960@student.unri.ac.idJessy Febri Herinajessy.febri2356@student.unri.ac.idOpriyanti Zepanya Manurungopriyanti.zepanya3208@student.unri.ac.idUfira Isbahufira.isbah@lecturer.unri.ac.id<p style="text-align: justify;">Korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) merupakan kejahatan ekonomi yang saling berkaitan dan terus menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya dalam sektor pengadaan barang dan jasa pemerintah yang rentan terhadap penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, mekanisme, serta dampak korupsi dan TPPU dalam pengadaan proyek pemerintah dengan studi kasus dugaan korupsi Bupati Pekalongan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik studi dokumentasi dan studi pustaka, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi terjadi akibat lemahnya sistem pengawasan, rendahnya transparansi, konflik kepentingan, serta lemahnya penegakan hukum. Mekanisme korupsi melibatkan intervensi dalam proses tender dan pengaliran dana melalui perusahaan terafiliasi, yang kemudian dilanjutkan dengan praktik pencucian uang melalui tahapan placement, layering, dan integration. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian negara, tetapi juga penurunan efisiensi ekonomi, melemahnya investasi, serta terganggunya stabilitas sistem keuangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa korupsi dan TPPU memiliki hubungan kausal yang erat dan memerlukan upaya pemberantasan yang terintegrasi melalui penguatan kelembagaan, transparansi, dan penegakan hukum yang konsisten.</p>2026-06-09T23:03:41+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1518IMPLEMENTATION OF DIGITAL MARKETING AS A MARKETING COMMUNICATION STRATEGY THROUGH INSTAGRAM SOCIAL MEDIA BY THE JAKARTA VESPA SCHOOL UMKM WORKSHOP2026-06-10T21:12:06+00:00Endang Supriyadiendangs2013@gmail.comMaya Sofianamaya72sofiana@gmail.comSyaihan Alfalahsyaihanalfalah@gmail.com<p style="text-align: justify;">Competition and technological development are very progressive. Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) must be able to innovate with digital technology in order to compete competitively. However, not all MSMEs optimize digital technology in this case Instagram. The purpose of this study is to determine the Implementation of Digital Marketing as a Marketing Communication Strategy through Instagram Social Media by MSMEs Bengkel Vespa School Jakarta, to find out what obstacles are faced by the Implementation of Digital Marketing as a Marketing Communication Strategy through Instagram Social Media by MSMEs Bengkel Vespa School Jakarta and to find out what efforts are made in the Implementation of Digital Marketing as a Marketing Communication Strategy through Instagram Social Media by MSMEs Bengkel Vespa School Jakarta. Data collection techniques are based on direct observation and in-depth interviews with informants. Data analysis techniques with Miles and Huberman in Miles and Huberman. The results of the study that the Implementation of Digital Marketing as a Marketing Communication Strategy through Instagram Social Media by MSMEs Bengkel Vespa School Jakarta are not optimal but the existing obstacles are not felt to be too significant. The SWOT results reveal potential strengths and opportunities, but also show weaknesses and threats that need to be addressed.</p>2026-06-09T23:19:23+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1523FENOMENA BIKERS SUBUH SEBAGAI BENTUK MEDIATISASI AGAMA DAN LIVING RELIGION DI ERA DIGITAL2026-06-14T21:16:36+00:00Adi Ginanjar Maulanaadiginanjar12@gmail.com<p>Fenomena Bikers Subuh menunjukkan perubahan cara masyarakat, terutama generasi muda, menghidupi praktik keagamaan di era digital. Komunitas ini menggabungkan hobi berkendara motor, ajakan shalat Subuh berjamaah, kajian keislaman, silaturahmi, dan aktivitas sosial yang dipublikasikan melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis Bikers Subuh sebagai bentuk mediatisasi agama dan praktik <em>living religion</em>. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikaji melalui pengamatan terhadap praktik komunitas, dokumentasi media sosial, serta telaah literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi kegiatan, tetapi ikut membentuk pola dakwah, identitas komunitas, dan partisipasi anggota. Bikers Subuh memperlihatkan agama sebagai pengalaman yang dijalani melalui tubuh, perjalanan, kebersamaan, dan ruang digital. Shalat Subuh berjamaah tidak lagi dipahami semata sebagai ritual individual, tetapi menjadi gerakan kolektif yang terhubung dengan gaya hidup, solidaritas, dan ekspresi identitas religius. Fenomena ini memperlihatkan bahwa dakwah digital mampu menghadirkan bentuk keberagamaan yang lebih partisipatif, kontekstual, dan dekat dengan budaya anak muda.</p>2026-06-13T08:02:23+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1524ANALISIS KETERKAITAN KETERAMPILAN SDM DENGAN EFISIENSI PRODUKSI PADA UMKM MEBEL DI PASURUAN2026-06-14T21:16:18+00:00Azka Rifda Nabilanabila12wr@gmail.comHumaidiabc@gmail.comNurus Sobakhabc@gmail.com<p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis keterkaitan antara keterampilan sumber daya manusia (SDM) dengan efisiensi produksi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mebel di Pasuruan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan sejumlah informan, termasuk pemilik usaha dan pekerja dari UMKM mebel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan SDM, seperti keterampilan teknis, pengalaman kerja, serta kemampuan dalam penggunaan alat produksi, memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi produksi. Efisiensi tersebut terlihat dari ketepatan waktu produksi, optimalisasi penggunaan bahan baku, serta peningkatan kualitas produk. Disamping itu, minimnya pelatihan dan pengembangan keterampilan menjadi salah satu faktor penghambat dalam mencapai efisiensi produksi yang optimal. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan SDM melalui pelatihan dan pendampingan menjadi strategi yang penting bagi keberlangsungan dan daya saing UMKM mebel di Pasuruan.</p>2026-06-13T08:13:58+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Researchhttps://idm.or.id/JSER/index.php/JSER/article/view/1474MEMAHAMI DASAR BUSANA ANAK USIA DINI SEBAGAI CERMIN AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DIN2026-06-14T21:16:04+00:00Asty Agustinasthyagustin9@gmail.comFitria Nala Syafilaasthyagustin9@gmail.comIswardhani Nur Azizahasthyagustin9@gmail.comShofiyatun Najibasthyagustin9@gmail.comTriyanti Triyantiasthyagustin9@gmail.comHilda Dwi Agustinaasthyagustin9@gmail.comHasti Maulidia Hanifaasthyagustin9@gmail.comAni Sofiana IstiqomahAsyfiaazmi89@gmail.comHidayatu Munawarohasthyagustin9@gmail.com<p style="text-align: justify;">Busana anak usia dini tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan internalisasi nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar busana anak usia dini, perannya sebagai media internalisasi nilai akhlak, serta implikasinya dalam pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan pendidikan anak usia dini, pendidikan karakter, dan konsep busana anak. Data dianalisis secara deskriptif kritis untuk mengidentifikasi hubungan antara penggunaan busana dengan pembentukan karakter dan proses pembelajaran anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa busana anak usia dini memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar kebutuhan dasar, yaitu mendukung kenyamanan belajar, menumbuhkan kemandirian, serta menanamkan nilai karakter seperti kesopanan, kebersihan, dan tanggung jawab. Selain itu, busana dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menstimulasi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak melalui kegiatan tematik dan pembiasaan sehari-hari. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti pengaruh tren busana modern, keterbatasan pemahaman anak, serta kurangnya konsistensi antara lingkungan sekolah dan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pendidik dan orang tua serta strategi pembelajaran yang kreatif agar nilai-nilai tersebut dapat di internalisasikan secara efektif sejak usia dini.</p>2026-06-14T15:53:13+00:00Copyright (c) 2026 Journal of Social and Economics Research