STUDI HUBUNGAN ANTARA WORK FAMILY CONFLICT DAN WORK ENGAGEMENT PADA WANITA KARIR YANG BERKELUARGA

  • Haidar Hilmy Universitas Tarumanagara
  • Deandra N. Alyshia Universitas Tarumanagara
  • Gloria Julyta Universitas Tarumanagara
  • Idhzha Wira Yudha Universitas Tarumanagara
  • Maria Charisse Audrey Ginta Universitas Tarumanagara
  • Jessica Universitas Tarumanagara
Keywords: Konflik Kerja dan Keluarga, Keterlibatan Kerja, Wanita Karir

Abstract

Konflik antara pekerjaan-keluarga dan keterlibatan kerja merupakan faktor penting dalam kehidupan kaum muda di tempat kerja. Menurut survei yang dilakukan pada Februari 2023, konflik antara pekerjaan dan keluarga telah meningkat sebesar 0,15% dalam satu tahun terakhir, di mana kaum muda tidak hanya berpartisipasi dalam pekerjaan mereka tetapi juga menghargai pekerjaan mereka sebagai kontributor ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Motivasi anak muda untuk bekerja dipengaruhi oleh aspirasi mereka, termasuk keinginan untuk sukses dan berkontribusi kepada masyarakat. Namun, motivasi ini juga dapat menimbulkan konflik antara anak muda dan orang tua mereka, seperti Work Family Conflict (WFC). Keterlibatan kerja merupakan aspek penting dalam kehidupan anak muda, karena memungkinkan mereka untuk bekerja dan berkontribusi pada keberhasilan organisasi. Keterlibatan kerja adalah sebuah konstruk psikologis yang positif di mana anak muda antusias dan berkomitmen pada pekerjaan mereka, sementara dedikasi didorong oleh antusiasme, dorongan, inspirasi, dan pentingnya pekerjaan mereka.

References

Abdurrahman, I. & Nurtjahjanti, H. (2017). Hubungan antara Work-Family Conflict dengan Keterlibatan Kerja pada Karyawan Wanita. Jurnal Empati, 7(3), 330
Akbar, D. A. (2017, October 12). Konflik Peran ganda karyawan wanita dan stres Kerja. An Nisa’a. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/annisa/article/view/1464
Allen, T. D., Herst, D., Bruck, C. S., & Sutton, M. (2000). Consequences associated with work to family conflict: A review and agenda for future research. Journal of Occupational Health and Psychology, 5, 278–308.
Amalia. Nur. (2013). Pengaruh Work Family Conflict dan Karakteristik Pekerjaan pada Employee Engagement. Tesis (Tidak dipublikasikan). Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Bakker, A. B. & Albrecht, S. (2018). Work engagement: current trends. Career Development International, 23(1), 4. Emerald Insight.
Badan Pusat Statistik. (2023). Diunduh dari https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2023/05/05/2001/februari-2023-tingkat-pengangguran-terbuka--tpt--sebesar-5-45-persen-dan-rata-rata-upah-buruh-sebesar-2-94-juta-rupiah-per-bulan.html
Ermawati. (2016). Peran Ganda Wanita Karier (Konflik Peran Ganda Wanita Karier Ditinjau dalam Prespektif Islam). Jurnal Edutama, 2(2).
Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of conflict between work and family roles. Academy of management review, 10(1), 76-88.
Hermayanti, D. (2014). Kebermaknaan hidup dan konflik peran ganda pada wanita karier yang berkeluarga di kota samarinda. Jurnal Psikologi , 269 - 278
Latifah, L., & Pudyantoro, A. R. (2015). Pengaruh Audit Internal dan Akuntabilitas Suber Daya Manusia terhadap Perwujudan Good Governance pada Lembaga SKK Migas. Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship, 5(1), 93-116.
Lockwood, N. R. (2007). Leveraging Employee Engagements for Competitive Advantage: HRs Strategic Role. HR Magazine, 52(3), pp. 1-11.
Mayangsari, M., & Amalia, D. (2018). Keseimbangan Kerja-Kehidupan pada Wanita Karir. Jurnal Ecopsy, 5(1), 43-44
Opie, T.J. (2011). Work Family Conflict and Work Engagement among Working Mothers : The Moderating Roles of Neuroticism and Conscientiousness. Minor dissertation of industrial psychology, Faculty of Management University of Johannesburg
Pratiwi, I. (2021). Work Life Balanced Pada Wanita Karir Yang Telah Berkeluarga. JP3SDM, 72-74
Prianggi, Y., Fatmawati, R., dan Kusuma, Y. (2022). Pengaruh Work-Family Conflict dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan Wanita pada PT. Araya Bangun Sarana. Jurnal Aplikasi Administrasi, 25(2), 50-51
Rahmawati, A. N. (2016). Hubungan Antara Work Engagement dan Work-Family Conflict yang Dimoderasi oleh Conscientiousness (Studi pada Karyawati di PT. Angkasa Pura I (Persero) Juanda Surabaya). Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 4(2).
Schaufeli, W. (2012). Work engagement: What do we know and where do we go?. Romanian journal of applied psychology, 14(1), 3-10.
Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2010). Defining and measuring work engagement: Bringing clarity to the concept. Work Engagement: A Handbook of Essential Theory and Research (pp. 10–24). Psychology Press.
Schaufeli, W. B., Bakker, A. B., & Van Rhenen, W. (2009). How changes in job demands and resources predict burnout, work engagement, and sickness absenteeism. Journal of Organizational Behavior: The International Journal of Industrial, Occupational and Organizational Psychology and Behavior, 30(7), 893-917.
Turner, D. P. (2020). Sampling Methods in Research Design. Headache: The Journal of Head & Face Pain, 60(1).
Ursachi, G., Horodnic, I. A., & Zait, A. (2015). How reliable are measurement scales? External factors with indirect influence on reliability estimators. Procedia Economics and Finance, 20, 679-686.
Utami (2011). Strategi Work-Life Balance pada Dosen Perempuan Berperan Ganda (Studi Kasus Di Program Studi Arsitektur). Tesis. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.
Wayne, J. H., Musisca, N., & Fleeson, W. (2004). Considering the role of personality in the work-family experience: Relationships of the big five to work-family conflict and facilitation. Journal of Vocational Behavior, 64(1), 108-130.
Published
2024-07-22
How to Cite
Haidar Hilmy, Deandra N. Alyshia, Gloria Julyta, Idhzha Wira Yudha, Maria Charisse Audrey Ginta, & Jessica. (2024). STUDI HUBUNGAN ANTARA WORK FAMILY CONFLICT DAN WORK ENGAGEMENT PADA WANITA KARIR YANG BERKELUARGA. Journal of Social and Economics Research, 6(1), 1581-1590. https://doi.org/10.54783/jser.v6i1.396