ANALISIS PENYELENGGARAAN TOL LAUT TRAYEK H-1 DALAM MENGURANGI DISPARITAS HARGA BARANG POKOK DI WILAYAH TAHUNA KEPULAUAN SANGIHE
Abstract
Tol Laut merupakan program kerja Presiden Joko Widodo pada Tahun 2015 dalam rangka untuk memangkas biaya logistik khususnya untuk kebutuhan distribusi logistik di wilayah kepulauan yang belum terjangkau transportasi logistik yang baik. Dengan adanya Tol Laut diharapkan dapat memberikan manfaat bukan saja untuk kestabilan harga komoditi pokok tapi juga membeirkan manfaat terhadap perekonomian wilayah. Program Tol Laut berupa sebuah pelaksanaan pelayanan angkutan barang di laut dari dan ke daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP) untuk menurunkan disparitas harga barang dalam rangka menjamin ketersediaan barang, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan objek penelitian. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka selama penulis melaksanakan penelitian di perusahaan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tahuna. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi jumlah komoditas yang diangkut melalui program Tol Laut sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setempat sehingga adanya kebijakan pelayanan tol laut sudah efektif dalam menekan disparitas harga di Wilayah Tahuna Kepulauan Sangihe.
References
Elisabeth Liana Fatlolon, M. T. (2023). Analisi Kinerja Kapal Tol Laut Dalam Mendukung Perekonomian di Kabutpaten Kepulauan Tanimbar. Jurnal Isometri, 87-97.
Fitria, H. (2023). Analisis Dampak Program Tol Laut terhadap Perekonomian Wilayah (Studi Kasus : Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, Maluku). Planners Insight, 32-38.
Frenky Kristian Saragi, D. A. (2018). Implementasi Pembangunan Tol Laut Untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Jurnal Keamanan Maritim, 69-92.
Karjono, K. E. (2022). Strategi Peningkatan Pelayanan Publik Antarmoda Transportasi Dengan Konsep Good Governance Dalam Mendukung Program Tol Laut. Majalah Ilmiah Gema Maritim, 154-165.
Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tentang Standar Operasional Prosedur Pemesanan Ruang Muat Kapal dan Penerbitan Shipping Instruction Dalam Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang di Laut dari dan ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan Nomor: KP.804/DJPL/2021.
Lexy J. Moleong,2017. Metode Penelitian Kualitatif, cetakan ke-36, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Makbul Mubarak, N. d. (2019). Analisa Kebijakan Tol Laut dan Pengaruhnya Pada Efektivitas Tol Laut. Sensistek, 124-128.
Maria Maghdalena Diana Widiastuti, Y. S. (2022). Kontribusi Program Tol Laut Rute T19 dalam Mendukung Merauke sebagai Lumbung Pangan Nasional. Agricola Journal, 91-101.
Mulyadi. 2001. Sistem Akuntansi Edisi Tiga. Jakarta: Salemba Empat.
Moh, Nazir 2005, Metode Penelitian. Jakarta: Graha Indonesia.
Perpres No. 71 Tahun 2015 Tentang Penetapan dan Penyimpanan barang Kebutuhan Pokok dan Penting Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor: 57/M/DAG/PER/8/2012.
Simatupang, Pantjar. "Analisis Kebijakan: Konsep dasar dan prosedur pelaksanaan.
Sugiyono 2019. Statistika untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta.

















