PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA PADA TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN GENERASI MILENIAL
Abstract
Turnover pada dasarnya tidak terjadi secara tiba-tiba, sebelum menjadi perilaku yang actual, turnover diawali oleh intention. Terdapat beberapa faktor yang membuat individu memiliki keinginan untuk berpindah (turnover intention). Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah budaya organisasi, kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap turnover intention pada karyawan kontrak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 100 karyawan kontrak. Pengukuran skala Turnover Intention diadaptasi dan dimodifikasi dari Amaryllis (2006) diukur berdasarkan aspek-aspek turnover intention yang disusun oleh Tayyari dan Smith (1997) . Pengukuran Budaya Organisasi berdasarkan Hofstede, bond, dan luk (1993) yang di adaptasi dan dimodifikasi dari Pranitasari (2011). Pengukuran kepuasan kerja diukur dengan skala spector (1997) yang di adaptasi dan dimodifikasi dari Gumilar (2010). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda. Pengolahan data ini dilakukan dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 23.
References
Desseler, Gary. (2013). Human Resource Management-Thirteenth Edition. New Jersey: Prentice Hall.
Hofstede, G., Bond, M. H., Luk, C. L. (1993). Individual Perception of Organizational Cultures: A Methodological Treatise on levels of Analysis. Organization studies. 14(4). 483-503.
Hanafiah, M. (2014). Pengaruh Kepuasan Kerja dan ketidakamanahan kerja (Job Insecurity) dengan intensi pindah kerja (turnover) pada karyawan PT. Buma desa Suaran Kecamatan sambling kabupaten berau. Ejournal Psikologi. Diakses Januari 12. 2021. Diakses ejournal.psikologi.fisipunmul.ac.id/.../2014/.../my%20jurnal%20(0 2-26-14-02-05-22
Idiegbeyan, J., Opeke, R., Nwokeona, N.M., Osinulu, I. (2018). Influence of organisational culture on turnover intention of library staff in private university libraries, south-west Nigeria, Academy of Strategic Management Journal, 17(4), 1939-6104.
Niguse, G.T. (2019). The Effest of Organizational Culture on Turnover Intention: The Mediating Role of Job Satisfaction, a case of Oromia Forest and Wild Life Enterpise. African Journal of Business Management, 13(2). 82-89.
Nainggolan, P. (2011). “Yang mempengaruhi turnover tenaga kerja”. diakses Januari 12, 2021. dari https://www.kompasiana.com/parlin_nainggolan/5500c5aca33311 537251203e/yang-mempengaruhi-turnn-over-tenaga-kerja
Pawesti, R., Wikansari, R. (2016). Pengaruh kepuasan kerja terhadap intensi turnover karyawan di Indonesia. Journal Ecopsy, 3(2). 49- 67.
Romalla, S. (2018). “Konsultasi HR: Berapa usia inimal pekerja di Indonesia?”. Diakses Januari 20, 2021, dari https://www.gadjian.com/blog/2018/03/13/konsultasi-hr-berapa-usia-minimal-pekerja-di-indonesia/
Robbins., Stephen, P., & Judge, T. (2011). Organizational behavior fourteenth edition. New Jersey: Pearson Education.
Spector, P. E. (1997). Job Statisfaction: Application, assessment, causes and consequences. California: Sage Publication.
Tayyari, F. & Smith, J. L. (1997). Occupational Ergonomics principles and Applications. London: Charman and Hall.
Wibowo. (2016). Perilaku dalam organisasi, Edisi 2 Cetajan ke-4. Jakarta: Penerbit Raja Grafindo Persada.

















