ANALISIS PERUBAHAN PERILAKU BESI TERLARUT PADA LINDI SEBAGAI PENGARUH DARI SAMPAH PLASTIK
Abstract
Besi terlarut dalam lindi dapat menurunkan kualitas air tanah di sekitarnya. Potensi pencemaran air tanah dapat berasal dari berbagai sumber, salah satunya adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA), di mana lindi yang terbentuk dari proses dekomposisi sampah dapat meresap ke dalam tanah dan mencemari akuifer. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan model yang dapat mengukur potensi pencemaran air tanah berdasarkan mekanisme pergerakan aliran air tanah. Sebelum melakukan analisis pencemaran air tanah, perlu dilakukan evaluasi terhadap potensi pencemarannya. Lindi merupakan cairan yang terbentuk dari hasil dekomposisi sampah dan dapat mengandung berbagai kontaminan, termasuk zat organik, logam berat, serta memiliki tingkat keasaman (pH) yang bervariasi dari asam hingga basa. pH merupakan parameter penting yang mempengaruhi kelarutan besi, terutama besi dengan valensi 2 (Fe²⁺). Selama proses pembusukan sampah, terjadi peningkatan kadar zat asam yang dapat meningkatkan kelarutan besi dalam lindi. Dalam kondisi ini, besi dalam bentuk larutan menjadi lebih stabil, sehingga berpotensi meningkatkan risiko pencemaran air tanah.
References
APHA. (2012). Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater. American Public Health Association, American Water Works Association, Water Environment Federation.
Attamimi, N. N. (2017). Analisis Mangan Pada Tanah Tempat Pembuangan Akhir (Studi Kasus TPA Supit Urang, Malang, Jawa Timur). (Skripsi, Universitas Brawijaya).
Bakatula, E. N., Richard, D., Ntwampe, S. K. O., & Wose Kinge, T. (2018). Manganese Removal from Mine Effluents: Concepts and Challenges. Environmental Technology & Innovation, 11, 133-146.
Budiyanto, G. (2012). Biokimia Mn di Dalam Tanah. Yogyakarta: Agroteknologi Universitas Muhammadiyah.
Chern, J. M., & Chien, Y. W. (2002). Adsorption of Nitrophenol onto Activated Carbon: Isotherms and Breakthrough Curves. Water Research, 36(11), 2335-2338.
Chesnokov, B. V. (1998). Manganese Geochemistry in Natural Water Systems. Environmental Science & Technology, 25(3), 215-228.
Dauphas, N., & Rouxel, O. (2006). Geochemistry of Micronutrients. Mass Spectrometry Reviews, 25(4), 515-550.
Demirkol, G. T., Balcioğlu, G., Durak, S. G., Acar, T. O., & Tüfekci, M. (2010). Aluminum Reactions and Problems in Municipal Solid Waste Landfills. Practice Periodical of Hazardous, Toxic, and Radioactive Waste Management.
Diartika, E. I. A., & Sueb. (2021). Studi Kasus Pencemaran Sampah dan Pengelolaan Sampah di TPA Supit Urang Malang. Jurnal Pembangunan, 2(3), 281-289.
Jiang, J. Q., & Lloyd, B. (2002). Progress in the Development and Use of Ferrate (VI) Salt as an Oxidant and Coagulant for Water and Wastewater Treatment. Water Research, 36(6), 1397-1408.
Knocke, W. R., Van Benschoten, J. E., Kearney, M. J., Soborski, A. W., & Reckhow, D. A. (1991). Kinetics of Manganese and Iron Oxidation by Potassium Permanganate and Chlorine Dioxide. Journal of American Water Works Association, 83(8), 80-87.
Kohl, P. M., & Medlar, S. J. (2006). Occurrence of Manganese in Drinking Water and Manganese Control. U.S. Environmental Protection Agency.
Maramis, A. A. (2008). Pengelolaan Sampah dan Turunannya di TPA. Jurnal Pemukiman Natah, 92-102.
Moulin, P., & Roques, H. (2003). Characterization of Membrane Fouling in Water Treatment Facilities: Iron and Manganese Oxides Deposits. Water Research, 37(17), 4034-4042.
Naeem, A., Westerhoff, P., & Mustafa, S. (2007). Vanadium Removal by Metal (Hydr) Oxide Adsorbents. Water Research, 41(7), 1596-1602.
Purwandari, E. R. (2015). Studi Kualitas Airtanah Kawasan TPA Supit Urang Kota Malang. (Tesis, Universitas Brawijaya).
Rahayu, M. M., Notodarmojo, & Damanhuri. (2022). Studi Pencemaran Air Tanah Akibat Reaksi Sorpsi dan Desorpsi Mangan. (Disertasi, Institut Teknologi Bandung).
Sly, L. I., Hodgkinson, M. C., & Arunpairojana, V. (1990). Deposition of Manganese in a Drinking Water Distribution System. Applied and Environmental Microbiology, 56(3), 628-639.
Stumm, W., & Morgan, J. J. (1996). Aquatic Chemistry: Chemical Equilibria and Rates in Natural Waters. John Wiley & Sons.
Tekerlekopoulou, A. G., Vasiliadou, I. A., & Vayenas, D. V. (2008). Biological Iron and Manganese Removal: Kinetic Studies and Model Application. Water Research, 42(8-9), 2068-2080.
Wu, J., & Huang, X. (2017). Biogeochemical Cycling of Manganese and Its Impact on Drinking Water Quality. Water Research, 123, 558-567.
Zarei, R. (2017). Developing Enhanced Classification Methods for ECG and EEG Signals. (Doctoral Dissertation, Victoria University, Melbourne, Australia).


















