ANALISIS KONTEN PROMOSI DIGITAL PRODUK RUMUT RANS FOOD MELALUI BRAND AMBASSADOR RAYYANZA PADA AKUN INSTAGRAM @RANSFOOD.OFFICIAL
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten promosi digital produk RUMUT RANS Food melalui penggunaan Rayyanza sebagai brand ambassador pada akun Instagram @ransfood.official. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten kualitatif. Data penelitian berupa unggahan Instagram yang menampilkan produk RUMUT dan Rayyanza sebagai bagian dari konten promosi. Analisis dilakukan dengan mengamati elemen visual, elemen verbal, tema konten, product placement, gaya komunikasi, serta penggunaan brand ambassador dalam membangun pesan promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten promosi RUMUT RANS Food menggunakan strategi visual yang playful, pesan verbal yang ringan dan relatable, tema keseharian, humor sederhana, serta penempatan produk yang konsisten. Rayyanza ditampilkan tidak hanya sebagai model produk, tetapi juga sebagai elemen visual yang merepresentasikan suasana, mood, dan aktivitas dalam konten promosi. Konten RUMUT juga banyak menggunakan pendekatan soft selling dengan mengaitkan produk pada situasi sehari-hari seperti rumah, kantor, perjalanan, pasca-liburan, dan rutinitas pagi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi konten promosi digital RUMUT RANS Food dibangun melalui kombinasi visual, verbal, product placement, dan brand ambassador untuk menciptakan pesan promosi yang ringan, mudah dikenali, dan sesuai dengan karakter komunikasi Instagram.
References
Anandianskha, S., & Harahap, H. (2025). Strategi komunikasi pemasaran Teh Tong Tji melalui Instagram dalam membangun brand recognition. Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 6(1), 273-280. https://doi.org/10.51353/gfx67n74
Appel, G., Grewal, L., Hadi, R., & Stephen, A. T. (2020). The future of social media in marketing. Journal of the Academy of Marketing Science, 48(1), 79-95. https://doi.org/10.1007/s11747-019-00695-1
Baharsyam, S., & Wahyuti, T. (2022). Strategi penggunaan Key Opinion Leader (KOL) di media sosial untuk meningkatkan brand awareness produk Sania Royale Soya Oil. Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 3(1). https://doi.org/10.51353/kvg.v3i1.612
Elita, R. F. M., Mirawati, I., & Chaidir, M. F. (2024). Pengaruh kredibilitas brand ambassador terhadap minat beli Cessa Natural Essential Oil Roll On. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(4), 117-126.
Elo, S., & Kyngas, H. (2008). The qualitative content analysis process. Journal of Advanced Nursing, 62(1), 107-115. https://doi.org/10.1111/j.1365-2648.2007.04569.x
Fellanny, P., & Paramita, S. (2023). Analisis digital branding pada media sosial akun Instagram. Prologia, 7(1), 189-197.
Hsieh, H. F., & Shannon, S. E. (2005). Three approaches to qualitative content analysis. Qualitative Health Research, 15(9), 1277-1288. https://doi.org/10.1177/1049732305276687
Konvergensi. (n.d.). Focus and Scope. Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi. Diakses dari: https://journal.paramadina.ac.id/index.php/IK/focus
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology. SAGE Publications.
Kurniawan, F., Srigati, B., & Rahmayanti, D. R. (2022). Strategi pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran digital pada akun Instagram @enowcustom. MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 27-37.
Laraskana, T. N., & Sakir, I. M. (2025). Peran TikTok sebagai media digital marketing dalam meningkatkan brand awareness UMKM. Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 6(1), 243-252. https://doi.org/10.51353/bw82nf35
Lou, C., & Yuan, S. (2019). Influencer marketing: How message value and credibility affect consumer trust of branded content on social media. Journal of Interactive Advertising, 19(1), 58-73. https://doi.org/10.1080/15252019.2018.1533501
Razak, A., & Annas, F. B. (2023). Efektivitas isi pesan Instagram Phillip Sekuritas Indonesia terhadap tingkat literasi keuangan. Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 4(2), 678-694. https://doi.org/10.51353/kvg.v4i2.880
Sanggita, A. P., & Purnamasari, O. (2025). Brand ambassador dan konten Instagram sebagai faktor pembentuk brand image Y.O.U. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara, 2(4), 221-234.
Schreier, M. (2012). Qualitative content analysis in practice. SAGE Publications.
Suhandi, M. A., & Nurhanifah. (2026). Komunikasi pemasaran digital Mills melalui brand ambassador Bambang Bayu Saptaji di Instagram. Al-Watzikhoebillah: Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 12(1), 591-604.
Voorveld, H. A. M., van Noort, G., Muntinga, D. G., & Bronner, F. (2018). Engagement with social media and social media advertising: The differentiating role of platform type. Journal of Advertising, 47(1), 38-54. https://doi.org/10.1080/00913367.2017.1405754
Zahra, W. L. A., & Kusumawardhani, L. (2024). Analisis isi logical fallacy pada iklan “Azarine” di akun Instagram @azarinecosmeticofficial. Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 5(2), 106-124. https://doi.org/10.51353/kvg.v5i2.989


















