MONITORING KUALITAS IKAN LAUT DENGAN PARAMETER LOGAM CD DAN PB DI PROVINSI DKI JAKARTA
Abstract
Ikan sebagai salah satu satu biota air dapat dijadikan sebagai salah satu tingkat pencemaran oleh logam berat yang terjadi didalam perairan. Tubuh ikan dapat berfungsi sebagai indikator terjadinya suatu pencemaran dalam lingkungan. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah kurangnya data terkini yang menggambarkan kondisi aktual konsentrasi logam terlarut di tubuh ikan laut yang ditangkap dari kawasan pesisir DKI Jakarta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi logam berat Pb dan Cd pada Wilayag pesisir DKI Jakarta serta mengetahui batas maksimum cemaran logam berat Pb dan Cd. Sampel ikan diambil di salah satu pasar Cibubur. Sampel ikan yang diperoleh dianalisis menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil pengujian menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat pada ikan hasil tangkapan di Kawasan Pesisir DKI Jakarta sebesar 0,6413 mg/kg untuk logam Pb dan 0,0905 mg/kg untuk logam Cd. Berdasarkan SNI 7387:2009 tentang Batas Maksimum Cemaran Logam Berat dalam Pangan, batas maksimum cemaran logam berat pada ikan dan hasil olahannya adalah 0,3 mg/kg untuk logam Pb dan 0,1 mg/kg untuk logam Cd. Temuan ini menunjukkan adanya indikasi pencemaran logam berat, khususnya Pb, di kawasan pesisir DKI Jakarta.
References
Aminuzzaman, M., Ying, L. P., Goh, W.-S., & Watanabe, A. (2018). Green synthesis of zinc oxide nanoparticles using aqueous extract of Garcinia mangostana fruit pericarp and their photocatalytic activity. Bulletin of Materials Science, 41(2), 50. https://doi.org/10.1007/s12034-018-1568-4
Badan Standarisasi Nasional, 2011, Cara Uji Kimia-Bagian 5: Penentuan Kadar Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Produk Produk Perikanan. SNI 2354.5:2011. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional, 2009, Batas Maksimum Cemaran Logam Berat Dalam Pangan. SNI 7387:2009. Jakarta.
Buffle J, Vitre RR. (1994). Chemical and Biological Regulation of Aquatic System. New York : CRC Press.
Edward, E. (2020). Penilaian pencemaran logam berat dalam sedimen di Teluk Jakarta. 9(3), 403–410. https://doi.org/10.13170/DEPIK.9.3.16800.
Endrinaldi, (2019). Logam-logam Berat Pencemar Lingkungan dan Efek Terhadap Manusia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 42-46
Hidayah, Miftakhul. A, Purwanto, dan Soeprobowati, T.R. (2014). Biokonsentrasi Faktor Logam Berat Pb, Cd, Cr dan Cu Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus Linn.) Bioma : Berkala lmiah Biologi, 16(1), 1-9.
Kurniawati & Darmawan. (2023). Pemeriksaan Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Produk Perikanan di Balai Karantina, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Denpasar, Bali. JMCS (Journal of Marine and Coastal Science) 12(3), 115-120. https://doi.org/10.20473/jmcs.v12i3.37376.
Kusuma, A., Tri, P., Agus, S., Taslim, A. (2015). Sebaran Logam Berat Terlarut dan Terendapkan di Perairan Teluk Jakarta pada Bulan September 2014. Jurnal Tenologi Perikanan dan Kelautan (6)1 : 41-49.
Könst, P., Mireles, I. H., Van Der Stel, R., Van Os, P., & Goetheer, E. (2017). Integrated System for Capturing CO2 as Feedstock for Algae Production. Energy Procedia, 114(November 2016), 7126–7132. https://doi.org/10.1016/j.egypro.2017.03.1856
Lestari, L., & Edward, E. (2010). Dampak pencemaran logam berat terhadap kualitas air laut dan sumberdaya perikanan (studi kasus kematian massal ikan-ikan di Teluk Jakarta). Makara Journal of Science, 8(2), 2.
Luckycia, V., Lilis, S., Firda, A. N. F., Khansa, A. A., & Wildy, A. K. 2025. Kontaminasi Timbal (Pb) Pada Ikan : Literatur Review. Jurnal Kesehatan Tambusai (6)2 : 4637-4649.
Sivakumar, H., Gupta, J., & Verma, A. (2024). Revolutionizing Water Quality Through Microbial Interactions in Aquatic Ecosystems for Pollution Abatement (pp. 17–38). https://doi.org/10.1007/978-981-99-9617-9_2.
WHO, 2017. (2017). JMP launch version July 12 2017. Progress on Drinking Water, Sanitation and Hygiene - 2017 Update and SDG Baselines. WHO Library Cataloguing-in-Publication Data. https://doi.org/10.1007/s12686-011-9397-4


















