PKM BUDIDAYA MANDIRI URBAN FARMING SISTEM HIDROPONIK UNTUK MEMAKSIMALKAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI PERKOTAAN

  • NOVISRAYANI KESMAYANTI UNIVERSITAS IBA
  • ABDUL AZIZ
Keywords: budidaya mandiri, urban farming, hidroponik, lahan pekarangan

Abstract

Masyarakat  mitra  dari  Kelompok  PKK  RT  19  RW  05, Kelurahan  Sungai  Buah,  Kecamatan  Ilir  Timur  II,  Kota Palembang,  Provinsi  Sumatera  Selatan  memiliki  kendala untuk  melakukan  budidaya  mandiri  yaitu  luasan  lahan pekarangan  sebagian  masyarakat  yang  sempit  dan pengetahuan,  serta  ketrampilan  bertani  yang  terbatas.  Kegiatan  PKM  ini  bertujuan  untuk  memberikan  solusi  atas permasalahan  tersebut  dengan  melakukan  penyuluhan, transfer  teknologi,  peragaan  dan    pendampingan  budidaya mandiri urban farming sistem hidroponik kepada masyarakat mitra.  Kegiatan  dilaksanakan  delapan  tahapan  yang  saling berkesinambungan.  Kegiatan    dimulai  dari  observasi  dan survei  langsung  untuk  penetapan  dan  identifikasi permasalahan  mitra,  perencanaan  dan  penyusunan  materi, koordinasi kesesuaian materi dan  jadwal dengan mitra serta mengurus  perizinan,  persiapan  bahan  dan  alat,  penyuluhan dan  transfer  teknologi,  peragaan,  pendampingan  dan evaluasi  kegiatan.  Hasil  kegiatan  membantu    masyarakat mitra untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sempit menjadi lingkungan rumah yang hijau, asri, sehat dan produktif  untuk  memenuhi  pangan  keluarga  dengan bertanam sistem hidroponik.  Pencapaian ini karena kegiatan pengabdian  kepada  masyarakat  berhasil  memberikan pengetahuan,  pemahaman  dan  ketrampilan  kepada masyarakat  untuk  melakukan    budidaya  mandiri  dengan urban farming sistem hidroponik di pekarangan rumah.

Published
2021-12-20
How to Cite
NOVISRAYANI KESMAYANTI, & ABDUL AZIZ. (2021). PKM BUDIDAYA MANDIRI URBAN FARMING SISTEM HIDROPONIK UNTUK MEMAKSIMALKAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI PERKOTAAN. Journal of Community Service, 3(2), 102-113. Retrieved from https://idm.or.id/JCS/index.php/JCS/article/view/57